Effectiveness of Wire Traps and Fumigation in Controlling Rice Rats (Rattus argentiventer) in the Second Rice Planting Season

Authors

  • Andi Sudarto S Agrotechnology Study Program, Faculty of Agriculture and Animal Husbandry, Muhammadiyah University of Kotabumi
  • Nyang Vania Ayuningtyas Harini Agrotechnology Study Program, Faculty of Agriculture and Animal Husbandry, Muhammadiyah University of Kotabumi

DOI:

https://doi.org/10.35791/jat.v7i1.67540

Keywords:

pest control, rice, rice field rat, wire trap

Abstract

The rice field rat (Rattus argentiventer) is one of the major pests in rice cultivation that can cause significant yield losses. Effective and environmentally friendly control methods are therefore essential to minimize damage. This study aims to determine the effect of using wire traps on the population of rice field rats in agricultural areas. The research was conducted by installing wire traps at several points in rice fields and comparing the number of rats caught and population changes with areas without traps. The results showed that the use of wire traps significantly reduced the population of rice field rats compared to the control area. In addition, wire traps were found to be effective, easy to use, and environmentally safe. Based on these findings, wire traps can be recommended as one of the control methods in an integrated pest management (IPM) system for rice farming.

 Keywords: pest control, rice, rice field rat, wire trap.

 

Abstrak.  Tikus sawah (Rattus argentiventer) merupakan salah satu hama utama pada budidaya padi yang dapat menyebabkan penurunan hasil panen secara signifikan, sehingga diperlukan metode pengendalian yang efektif dan ramah lingkungan untuk meminimalkan kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan perangkap kawat terhadap populasi tikus sawah di area pertanian, dengan cara memasang perangkap kawat di beberapa titik di sawah lalu membandingkan jumlah tikus yang tertangkap serta perubahan populasinya dengan area tanpa perangkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan perangkap kawat mampu menurunkan populasi tikus sawah secara signifikan dibandingkan dengan area kontrol, serta terbukti efektif, mudah digunakan, dan aman bagi lingkungan. Oleh karena itu, perangkap kawat dapat direkomendasikan sebagai salah satu metode pengendalian dalam sistem Pengendalian Hama Terpadu (PHT) pada budidaya padi.

Kata kunci: padi, pengendalian hama, perangkap kawat, tikus sawah

References

Ariningsih, E., Saliem, H. P., & Septanti, K. S. (2023). BUAH PADA KOMODITAS HORTIKULTURA DI INDONESIA Economic Loss and Control Management of Fruit Fly Infestation on Horticultural Commodity in Indonesia. 40(2), 71–89.

Gobel, R., Hatu, D. R. R., & Ibrahim, R. (2026). Strategi Petani Padi Dalam Menghadapi Kegagalan Panen Di Desa Motihelumo Kecamatan Sumalata Timur Kabupaten Gorontalo Utara. 5(1), 5554–5562.

Mandaka, R. A., Murtiningsih, T., Azhad, M. H., & Sulaiman, I. (2026). Pengaruh Pengendalian Tikus Sawah Melalui Teknik Pengasapan Terhadap Pendapatan Usahatani Padi di Desa Srimulyo. 8(2), 1371–1377.

Maruli, H., & Swastiko, S. (2021). Linear Trap Barrier System ANALISIS PERGERAKAN TIKUS SAWAH ( RATTUS ARGENTIVENTER ) MENGGUNAKAN LINEAR TRAP BARRIER SYSTEM Analysis of the Movement of Rice Field Rats ( Rattus argentiventer ) Using the Linear Trap Barrier System Fakultas Pertanian. 2, 215–230.

Pramudi, M. I., Abbas, S., & Fitriyanti, D. (2023). Peran Rumah Burung Hantu ( Rubuha ) dalam Pengendalian Tikus di Lahan Pertanian. 04(03).

Pramudi, M. I., & Marsuni, Y. (2022). Tingkat Kesukaan Tikus Terhadap Berbagai Umpan Pada Perangkap Semiotomatis. 5(01), 455–462.

Rifani, M. I., Pramudi, M. I., & Marsuni, Y. (2025). Efektifitas Ukuran Panjang Lubang Masuk Perangkap Tikus Sawah ( Rattus argentiventer ) Effectiveness of the Entry Hole Length of the Field Rat (Rattus argentiventer) Trap. 8(01), 1056–1061.

Sepe, M., Pertanian, F., Ichsan, U., Jl, G., Saleh, R., & Kota, N. (2021). Pengendalian Tikus Sawah (Rattus argentiventer) dengan Sistem Bubu Perangkap dan Perangkap Bambu pada 3 Zona Habitat Tikus di Kabupaten Pinrang, Kota Makassar. 6(1992), 38–42.

Siregar, H. M., Priyambodo, S., Pertanian, F., Jambi, U., & Tanaman, D. P. (2022). Nisbah kelamin tikus sawah (Rattus argentiventer) pada beberapa fase pertumbuhan tanaman padi di lahan sawah irigasi habitat tikus sawah (tanggul irigasi). 15(2), 75–79.

Studi, P., Tanaman, P., Pertanian, F., & Lambung, U. (2024). Pengendalian tikus ramah lingkungan di lahan pertanian di Desa Bentok Darat dengan menggunakan perangkap semiotomatis. 9(April), 320–327.

Vania, N., Harini, A., Suminar, R., & Permadi, C. (2025). Kajian Analisis Pengendalian Tikus Sawah ( Rattus argentiventer ) pada Tanaman Padi. 5.

Downloads

Published

2026-05-04

How to Cite

Sudarto S, A., & Ayuningtyas Harini, N. V. (2026). Effectiveness of Wire Traps and Fumigation in Controlling Rice Rats (Rattus argentiventer) in the Second Rice Planting Season. Jurnal Agroekoteknologi Terapan, 7(1), 316–328. https://doi.org/10.35791/jat.v7i1.67540