Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Melalui Pelatihan Pokdarwis, Pemandu Wisata, dan Storytelling di Desa Wisata Tumaluntung
DOI:
https://doi.org/10.35801/sv0pp779Keywords:
Desa Wisata, Pokdarwis, Pemandu Wisata, Storytelling, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Pengembangan desa wisata membutuhkan potensi wisata sekaligus sumber daya manusia yang mampu mengelolanya. Desa Tumaluntung memiliki potensi alam dan budaya yang dapat dikembangkan, sehingga diperlukan peningkatan kemampuan masyarakat dan pengelola wisata. Melalui Program PPK Ormawa, dilaksanakan Pelatihan Pokdarwis, Pemandu Wisata, dan Storytelling untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, praktik, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi pelatihan mencakup peran Pokdarwis, pelayanan wisata, teknik pemanduan, dan penyampaian cerita mengenai potensi alam, sejarah, serta budaya lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan Desa Tumaluntung sebagai desa wisata berbasis alam dan budaya.
References
Andiani, D. (2014). Pelatihan penyusunan guide book Pokdarwis Tunjung Mekardi Desa Sambangan. Widya Laksana, 3(1).
Ap, J., & Wong, K. K. F. (2001). Case study on tour guiding: Professionalism, issues and problems. Tourism Management, 22(5), 551–563.
Goodwin, H., & Santilli, R. (2009). Community-Based Tourism: A Success? ICRT Occasional Paper No. 11. Leeds Metropolitan University.
Mahmud, A., Susilowati, N., Aeni, I. N., & Rahmawati, E. (2022). Development of tourism village through community-based tourism (CBT) concept approach in Branjang Village. Indonesian Journal of Devotion and Empowerment, 4(2), 1–6.
Maylanny, Hasanah, R., Milyane, T. M., & Destiwati, R. (2025). Storytelling untuk pemandu wisata bahari di Desa Wisata Pangandaran. Jurnal Abdimas, 29(2), 404–412.
Muarifuddin, M., Avrilianda, D., Wahzudik, N., Ifriza, Y. N., & Anggaretta, D. S. (2025). Peningkatan kapasitas Pokdarwis sebagai pengelola rintisan Desa Wisata Timpik Kabupaten Semarang. Jurnal Bina Desa, 7(3), 450–462.
Moscardo, G. (2014). Interpretation and tourism: Holy grail or emperor's robes? International Journal of Culture, Tourism and Hospitality Research, 8(4), 462–476.
Sunaryo, B. (2013). Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Gava Media.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Manuscripts published in print and electronically are open access for the purposes of education, research, and libraries. Apart from these purposes, the editorial board is not responsible for violations of copyright law.




1.gif)