PKM Edukasi Intervensi Farmasi dan Pelatihan Cara Mendeteksi Bahan Pangan Berbahaya dalam Jajanan Pasar untuk Anak dan Guru Sekolah Minggu Kolom 2 dan Kolom 5 GMIM Kharisma Koka
DOI:
https://doi.org/10.35801/ps253245Keywords:
formalin, boraks, rhodamin B, deteksi pangan berbahaya, alat uji cepatAbstract
Formalin, boraks, dan Rhodamin B merupakan bahan kimia berbahaya yang bersifat toksik dan berpotensi karsinogenik apabila terhirup, tertelan, atau kontak dengan kulit. Meskipun demikian, bahan-bahan tersebut masih dapat ditemukan penggunaannya secara ilegal pada pangan untuk meningkatkan daya simpan, menghasilkan tekstur yang lebih kenyal, atau memberikan warna yang lebih menarik. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai bahan pangan berbahaya, intervensi farmasi apabila terjadi gejala keracunan, serta pelatihan mengenai cara mendeteksi bahan berbahaya dalam pangan. Metode pemeriksaan dilakukan menggunakan rapid test kit dan bahan alami sebagai indikator. Beberapa jenis jajanan dalam bentuk padat dan cair diambil sebagai sampel, kemudian dihaluskan menggunakan blender sebelum dilakukan pengujian. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sampel saus kacang diduga mengandung boraks berdasarkan perubahan warna indikator kertas kurkumin dari kuning menjadi kemerahan. Sementara itu, sampel lainnya tidak menunjukkan adanya indikasi kandungan formalin, boraks, maupun Rhodamin B. Setelah mengikuti kegiatan PKM ini dapat disimpulkan bahwa seluruh anggota mitra mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengujian sediaan.
References
Anwar A, Roslianti NA, Sari PP, Khairani PS, Awalia PN dan Kurnyawaty. (2023). Pemanfaatan Ekstrak Daun Tanaman Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Detektor Alami Rhodamin B pada Saus.Inovasi Teknik Kimia, 8(3): 199-204.
Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2026). BPOM Temukan 56 Ribu Produk Pangan Tidak Memenuhi Ketentuan Selama Ramadan dan Jelang Idulfitri 2026. SIARAN PERS Nomor HM.01.2.1.03.26.138 Tanggal 11 Maret 2026.
Berliana A, Abidin J, Salsabila N, Maulidia NS, Adiyaksa R dan Siahaan VB. (2021). Penggunaan Bahan Tambahan Makanan Berbahaya Boraks dan Formalin dalam Makanan Jajanan : Studi Literatur. Jurnal Sanitasi Lingkungan, 1(2): 64-71
Desnita E. 2022. Penggunaan Rhodamine B pada Saus Sambal Jajanan. Scientific Journal, I(6) :465-473
Erniati. (2017). Tingkat Pendidikan, Pengetahuan, Sikap Pedagang Bakso dan Penggunaan Boraks Pada Bakso di SDN Lemahputro III Sidoarjo. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 9(2):209–16.
Kholifah S dan Utomo. (2018). Uji Boraks Dan Formalin Pada Jajanan Disekitar Universitas Yudharta Pasuruan. Teknol PANGAN Media Inf dan Komun Ilm Teknol Pertan. 9(1):10–9.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan.
Misbah SR, Darmayani S, Nasir N. (2018). Analisis Kandungan Boraks Pada Bakso Yang Dijual Di Anduonohu Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Jurnal Kesehatan Manarang, 3(2):81.
Nasution MR dan Pardede DGK. (2025). Identifikasi Kandungan Formalin pada Bakso Menggunakan Metode Rapid Test Kit. Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional, 4(1): 9-19.
Ningrum WA dan Waznah U. (2017). Keamanan Pangan Anak Sekolah Dasar di Kelrahan Pekajangan Kecamatan Kedungwuni Terhadap Persepsi Orang Tua dan Guru. The 5th URECOL Proceeding Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta: 1162-1170
Ningsih LF, Setiadi AP, Rahem A, Brata C, Wibowo YI, Setaiawan E dan Halim SC. (2021). Apa yang Direkomendasikan Apoteker untuk Tatalaksana Diare Akut pada Anak? Sebuah Survey di Wilayah Timur Kota Surabaya. JMPF, 11(1): 39-53
Nurdin N dan Utomo B. (2018). Tinjauan Penggunaan Bahan Tambahan Pangan pada Makanan Jajanan Anak Sekolah. Jurnal Riset Kesehatan: 7(2): 85-90.
Salim, I., Kafiar, F. P. (2019). Pembuatan Bahan dan Pelatihan Identifikasi Formalin Serta Boraks Dalam Makanan dengan Metode Sederhana Bagi Sekelompok Masyarakat yang Berasal dari Beberapa Kabupaten di Papua. Jurnal Pengabdian Papua, 3(1):9-16.
Saputrayadi A, Asmawati A dan Marianah M. 2018. Analisis Kandungan Boraks dan Formalin Pada Beberapa Pedagang Bakso di Kota Mataram. IJECA (International J Educ Curric Appl. 5(2):1.
Shofi M, Putri MP, Manggara AB dan Wuryandari MMRE. (2021). Peningkatan Pengetahuan Bahaya dan Deteksi Bahan Kimia Berbahaya pada Bahan Makanan. Journal of Community Engagement and Employment, 2(2): 122-130.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jainer Pasca Siampa, Olvie Syenni Datu, Muhammad Fathurrachman Mantali

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Manuscripts published in print and electronically are open access for the purposes of education, research, and libraries. Apart from these purposes, the editorial board is not responsible for violations of copyright law.



1.gif)