Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Organik Lokal Bagi Masyarakat Desa Waleo Dua, Kabupaten Minahasa Utara

Authors

  • Parluhutan Siahaan Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sam Ratulangi
  • Agustina Tangapo Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sam Ratulangi
  • Fitri Elizabeth Br Hasibuan Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sam Ratulangi
  • Anastasia Naomi Enjelina Wuwung Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sam Ratulangi
  • Intan Michaela Purukan Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sam Ratulangi
  • Damai Tabita Soputan Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35801/ca28vz94

Keywords:

pupuk organik cair, mikroorganisme lokal, limbah rumah tangga, pelatihan partisipatif, Desa Waleo Dua

Abstract

Limbah sayur, kulit buah, dan sisa tanaman di Desa Waleo Dua belum dimanfaatkan secara optimal, sedangkan petani masih bergantung pada input pupuk yang dibeli. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membuat pupuk organik cair (POC) tanpa aktivator komersial EM4 melalui pemanfaatan mikroorganisme lokal (MOL) berbasis air cucian beras dan buah matang. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Juli – 30 September 2026 dengan 30 peserta menggunakan pendekatan partisipatif yang mencakup penyuluhan, demonstrasi, praktik kelompok, evaluasi pre-test dan post-test, serta observasi keterampilan. Formula demonstrasi terdiri atas 5 kg limbah organik tercacah, 10 L air tidak berklorin, 1 L MOL matang, dan 500 g gula merah, kemudian difermentasi selama 21 hari dalam wadah tertutup yang dilengkapi saluran gas. Berdasarkan data simulasi sementara, skor pengetahuan rata-rata meningkat dari 43,7 menjadi 86,0, sedangkan 25 peserta (83,3%) mampu melaksanakan sedikitnya empat dari lima tahapan praktik secara benar. Sebanyak 27 peserta (90,0%) menyatakan berminat memproduksi POC secara mandiri. Produk contoh yang telah disiapkan sebelum pelatihan menunjukkan warna cokelat tua, aroma asam-manis, dan pH 4,1 setelah fermentasi. Hasil ini mengindikasikan bahwa pelatihan berbasis bahan lokal berpotensi meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus menawarkan teknologi pengelolaan limbah yang murah dan mudah direplikasi. POC perlu digunakan secara encer sebagai pupuk pelengkap, meskipun demikian mutu produk tetap perlu dikonfirmasi melalui analisis laboratorium serta uji tanaman.

References

Alori, E. T., Glick, B. R., & Babalola, O. O. (2017). Microbial phosphorus solubilization and its potential for use in sustainable agriculture. Frontiers in Microbiology, 8, 971. https://doi.org/10.3389/fmicb.2017.00971

Backer, R., Rokem, J. S., Ilangumaran, G., Lamont, J., Praslickova, D., Ricci, E., Subramanian, S., & Smith, D. L. (2018). Plant growth-promoting rhizobacteria: Context, mechanisms of action, and roadmap to commercialization of biostimulants for sustainable agriculture. Frontiers in Plant Science, 9, 1473. https://doi.org/10.3389/fpls.2018.01473

Badan Pusat Statistik Kabupaten Minahasa Utara. (2025). Kabupaten Minahasa Utara dalam angka 2025.

https://minutkab.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/20626ae51875f9ab074682a7/kabupaten-minahasa-utara-dalam-angka-2025.html

Chambers, R. (1994). Participatory rural appraisal (PRA): Analysis of experience. World Development, 22(9), 1253–1268. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90003-5

Firdani, F., Alfian, A. R., & Saputra, H. (2023). Pemanfaatan sampah organik rumah tangga dalam pembuatan kompos untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Jurnal Abditani, 6(2), 138–143. https://doi.org/10.31970/abditani.v6i2.240

Knowles, M. S., Holton III, E. F., & Swanson, R. A. (2020). The adult learner: The definitive classic in adult education and human resource development (9th ed.). Routledge.

Mulyana, E., Saputra, A., & Mardhotillah, R. (2025). Training on the production and use of organic liquid fertilizer for the community in Suka Merindu Village to support environmentally friendly agriculture. Unram Journal of Community Service, 6(4), 1070–1075. https://doi.org/10.29303/ujcs.v6i4.1405

Nabayi, A., Sung, C. T. B., Zuan, A. T. K., Paing, T. N., & Akhir, N. I. M. (2021a). Chemical and microbial characterization of washed rice water waste to assess its potential as plant fertilizer and for increasing soil health. Agronomy, 11(12), 2391. https://doi.org/10.3390/agronomy11122391

Nabayi, A., Sung, C. T. B., Zuan, A. T. K., & Paing, T. N. (2021b). Fermentation of washed rice water increases beneficial plant bacterial population and nutrient concentrations. Sustainability, 13(23), 13437. https://doi.org/10.3390/su132313437

Nabayi, A., Sung, C. T. B., Zuan, A. T. K., Paing, T. N., & Akhir, N. I. M. (2022). Consecutive application effects of washed rice water on plant growth, soil chemical properties, nutrient leaching, and soil bacterial population on three different soil textures over three planting cycles. Agronomy, 12(9), 2220. https://doi.org/10.3390/agronomy12092220

Nabayi, A., Teh, C. B. S., Tan, A. K. Z., & Tan, N. P. (2023). Fermentation of white and brown rice water increases plant nutrients and beneficial microbes. Pertanika Journal of Tropical Agricultural Science, 46(1), 49–65. https://doi.org/10.47836/pjtas.46.1.04

Pajura, R., Masłoń, A., & Czarnota, J. (2023). The use of waste to produce liquid fertilizers in terms of sustainable development and energy consumption in the fertilizer industry—A case study from Poland. Energies, 16(4), 1747. https://doi.org/10.3390/en16041747

Paponov, M., Kechasov, D., Lacek, J., Verheul, M. J., & Paponov, I. A. (2021). Organic waste-based fertilizer in hydroponics increases tomato fruit size but reduces fruit quality. Frontiers in Plant Science, 12, 680030. https://doi.org/10.3389/fpls.2021.680030

Shi, Y., Niu, X., Chen, B. (2023). Chemical fertilizer reduction combined with organic fertilizer affects the soil microbial community and diversity and yield of cotton. Frontiers in Microbiology, 14, 1295722. https://doi.org/10.3389/fmicb.2023.1295722

Downloads

Published

2026-09-24

How to Cite

Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Organik Lokal Bagi Masyarakat Desa Waleo Dua, Kabupaten Minahasa Utara. (2026). The Studies of Social Sciences, 8(2), 253-260. https://doi.org/10.35801/ca28vz94