Alternatif Penanganan Kerusakan Pantai Buloh Di Kecamatan Mandolang

Authors

  • Brendi M. Rahasia Universitas Sam Ratulangi
  • M. Ihsan Jasin Universitas Sam Ratulangi
  • Ariestides K. T. Dundu Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v22i88.56616

Abstract

Pantai Buloh terletak di Desa Tateli Weru Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa. Pantai ini juga dilewati jalan trans sulawesi yang merupakan jalan raya nasional, jalan ini juga adalah salah satu jalan yang menghubungkan Manado di Utara dan Makassar di Selatan Pulau Sulawesi. Namun Pantai Buloh terjadi Gelombang tinggi sehingga telah menyebabkan Abrasi pada pesisir Pantai. Terkait masalah yang terjadi maka diperlukan Alternatif penanganan kerusakan pada pantai, Berdasarkan hasil analisa pasang surut, pantai mengalami muka air pasang yang paling tinggi (MHWL) yaitu 3.41 meter, maka air rata-rata (MSL) 1.9 meter, dan maka air surut (MLWL) 0.4 meter. Selain itu salah satu prosedur untuk penentuan bangunan pelindung pantai adalah keadaan gelombang (tinggi gelombang, arah gelombang, periode gelombang) dan besar angin yang bertiup (arah datangnya angin ke pantai). Dari hasil analisa arah angin yang paling dominan untuk Pantai Buloh adalah arah barat laut. Dengan tinggi gelombang pecah yang paling besar adalah 1.38 meter dan tinggi gelombang pecah pada kedalaman sebesar 1.49 meter. Maka dapat disimpulkan bahwa pantai Buloh mengalami gelombang yang cukup besar dan akan menjadi masalah yang serius jika tidak diberikan penanggulangan. Sehingga dapat disimpukan Alternatif penanganan kerusakan yaitu berupa Pengaman Pantai. Dari berbagai jenis bangunan pengaman pantai jika dipertimbangkan dari berbagai sisi dan masalah yang ada pada Pantai Buloh maka bangunan pengaman pantai yang tepat berupa seawall.

 

Kata kunci: Pantai Buloh, pengaman pantai, seawall

Downloads

Published

2024-07-15

Issue

Section

Articles