Analisis Kemacetan Lalu Lintas Di Jalan Raya Manado – Bitung, Kelurahan Girian Weru, Kota Bitung

Authors

  • Jessica Siby Universitas Sam Ratulangi
  • Audie L. E. Rumayar Universitas Sam Ratulangi
  • Meike M. Kumaat Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v22i88.56941

Abstract

Jalan Raya Manado – Bitung, Kelurahan Girian Weru, Kota Bitung, menjadi salah satu titik kemacetan di Kota Bitung, terutama selama jam sibuk atau pada waktu puncak. Ini disebabkan oleh tata guna lahan yang merupakan area komersial yang padat akan kegiatan masyarakat umum. Area pendidikan, pasar tradisional, pertokoan, perkantoran ada disepajang jalan ini. Berdasarkan hasil analisis kinerja Jalan dengan menggunakan metode PKJI 2023 diperoleh nilai Volume lalu lintas (Q) sebesar 1538.8 smp/jam, nilai Kapasitas (C) sebesar 1713.6 smp/jam, nilai Derajat Kejenuhan (Dj) sebesar 0,897 smp/jam, nilai Kecepatan arus bebas (VB) sebesar 26,5608 km/jam, kecepatan tempuh) sebesar 24 km/jam, waktu tempuh sebesar 0,020833333 jam. Hal ini berarti tingkat kemacetan di Jalan Raya Manado – Bitung  termasuk dalam kategori kemacetan yang tinggi dengan nilai Derajat Kejenuhannya yang sudah melebihi 0,8, dapat dilihat tingkat pelayanan di Jalan Raya Manado – Bitung adalah tingkat pelayanan E. Pada kondisi ini Arus tidak stabil, kecepatan kadang berhenti.. Untuk solusi mengatasi kemacetan yaitu pembuatan jembatan penyeberangan orang dan pelebaran geometrik jalan. Hasil analisis untuk solusi mengatasi kemacetan dengan pembuatan jembatan penyeberangan orang didapat kapasitas meningkat tingkat pelayanan menjadi C dan untuk hasil analisis solusi mengatasi kemacetan dengan melakukan peleberan jalan didapatkan tingkat pelayanan menjadi D. Dan untuk hasil simulasi SUMO didapatkan peningkatan kecepatan kendaraan menjadi 14.766  km/jam.

 

Kata kunci: kemacetan, kinerja jalan, hambatan samping

Downloads

Published

2024-07-18

Issue

Section

Articles