Analisis Perbandingan Pengaruh Kedalaman Terhadap Transformasi Gelombang Di Pantai Lakban Kecamatan Ratatotok Dan Pantai Matani Satu Kecamatan Tumpaan

Authors

  • Starmon J. W. Supit Universitas Sam Ratulangi
  • Jeffry D. Mamoto Universitas Sam Ratulangi
  • M. Ihsan Jasin Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v22i88.56960

Abstract

Pantai Lakban, Ratatotok, Minahasa Tenggara dan Pantai Matani Satu, Tumpaan, Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, merupakan kawasan area wisata, namun juga rentan terhadap dampak gelombang laut yang dapat mempengaruhi stabilitas garis pantai dan ekosistem pesisir. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari penelitian terdahulu untuk mengkaji lebih dalam tentang perbandingan transformasi gelombang berdasarkan pengaruh kedalaman laut. Data yang diperoleh dianalisis dan dibuat lima stasiun (STA) untuk memahami bagaimana perubahan kedalaman mempengaruhi proses refraksi, shoaling, dan gelombang pecah. menganalisis perbandingan pengaruh kedalaman terhadap transformasi gelombang linier di Pantai Lakban dan Pantai Matani Satu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pola refraksi, difraksi, dan refleksi gelombang akibat variasi kedalaman di kedua pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedalaman memiliki pengaruh signifikan terhadap transformasi gelombang, terutama pada proses refraksi. Perbedaan morfologi dasar pantai juga berkontribusi terhadap perbedaan pola transformasi gelombang di kedua lokasi.

 

Kata kunci: Pantai Lakban, Pantai Matani Satu, transformasi gelombang, gelombang pecah

Downloads

Published

2024-07-18

Issue

Section

Articles