Evaluasi Sistem Pengangkutan Sampah Di Kecamatan Tuminting Kota Manado

Authors

  • Tasya E. Sigala Universitas Sam Ratulangi
  • Hendra Riogilang Universitas Sam Ratulangi
  • Herawaty Riogilang Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v23i91.61491

Abstract

Berdasarkan data dari tahun 2023, Kecamatan Tuminting dengan populasi 53.191 jiwa hanya memiliki 12 unit motor sampah dan 7 unit dumptruck. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengangkutan sampah di wilayah tersebut serta memberikan rekomendasi guna meningkatkan efektivitasnya. Metode penelitian yang digunakan mencakup pengumpulan data primer melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pihak terkait, serta analisis data sekunder mengenai jumlah timbulan sampah, kapasitas armada, dan jalur pengangkutan sampah. Riset menunjukkan bahwa timbulan sampah di Kecamatan Tuminting mencapai 94,84 m³/hari, sementara kapasitas armada yang tersedia hanya mampu mengangkut sebagian kecil dari total sampah yang dihasilkan. Terdapat dua Stasiun Peralihan Angkutan (SPA) sebagai titik pengumpulan sebelum pengangkutan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sumompo. Berdasarkan hasil evaluasi, penelitian ini merekomendasikan peningkatan jumlah armada, optimasi rute pengangkutan, serta penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui TPS 3R dan bank sampah. Dengan penerapan strategi ini, diharapkan sistem pengangkutan sampah di Kecamatan Tuminting dapat lebih efektif, mengurangi pencemaran lingkungan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

 

Kata kunci: pengangkutan sampah, sistem pengelolaan sampah, Kecamatan Tuminting, Manado

Downloads

Published

2025-05-06

Issue

Section

Articles