Perencanaan Pengolahan Sampah Di Kelurahan Paal II Kota Manado
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v23i91.61622Abstract
Sampah menjadi salah satu permasalahan serius yang dihadapi Indonesia, termasuk di dalamnya kota Manado. Peningkatan volume sampah yang tidak diiringi dengan adanya pengolahan sampah merupakan salah satu penyebab terjadinya pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang tempat pengolahan sampah yang optimal dengan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Kelurahan Paal II, Kota Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengambilan sampel timbulan dan komposisi sampah berdasarkan SNI 19-3964-1994 tentang Metode Pengambilan dan Pengukuran Timbulan Sampah Perkotaan dan Non-Perkotaan. Pengambilan sampel dilakukan selama delapan hari berturut-turut, dan hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata timbulan sampah di Kelurahan Paal II adalah sebesar 2,13 liter/orang/hari atau 0,51 kg/orang/hari. Komposisi sampah didominasi oleh sampah organik sebesar 74,06%, sedangkan sampah anorganik sebesar 25,94%, dan residu sebesar 2,55%. Berdasarkan hasil analisis, direncanakan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah 3R (TPS 3R) seluas 388,75 m² yang mencakup tahapan pewadahan, pemilahan, pengolahan, dan pengangkutan sampah menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Perencanaan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengolahan sampah di wilayah tersebut serta mendukung program pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Kata kunci: TPS 3R, pengolahan sampah, timbulan sampah, komposisi sampah, prinsip 3R