Pemanfaatan Limbah Organik Sebagai Sumber Energi Biogas (Studi Kasus: Pasar Karombasan, Kecamatan Wanea Kota Manado)
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v23i92.62294Abstract
Pasar tradisional merupakan salah satu penyumbang utama limbah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pemanfaatan limbah organik dari Pasar Karombasan sebagai sumber energi alternatif dalam bentuk biogas. Menggunakan metode eksperimen, limbah difermentasi dalam anaerobik digester dengan komposisi utama: sawi putih (65%), kol (18,67%), kangkung (13,33%), dan pakcoy (3%). Fermentasi menghasilkan tekanan biogas mulai hari ke-7 dan mencapai puncak 7,5 Psi pada hari ke-17 sebelum menurun. Dari 30 kg limbah organik yang diolah (perbandingan 1:1 dengan air, dan EM4 10%), dihasilkan biogas yang mewakili 1,5% dari total limbah ±4 m³. Hasil menunjukkan bahwa limbah organik pasar memiliki potensi sebagai bahan baku biogas, yang dapat menjadi alternatif energi terbarukan sekaligus solusi pengurangan pencemaran lingkungan.
Kata kunci: biogas, limbah organik, pasar Karombasan, anaerobik digester, EM4