Evaluasi Sistem Pengangkutan Sampah Di Kecamatan Wanea Kota Manado

Authors

  • Timothy P. Kakambong Universitas Sam Ratulangi
  • Hendra Riogilang Universitas Sam Ratulangi
  • Herawaty Riogilang Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v23i92.62529

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan tantangan utama dalam pembangunan kota yang berkelanjutan, termasuk di Kecamatan Wanea, Kota Manado, yang mengalami pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang pesat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem pengangkutan sampah di wilayah tersebut dengan meninjau kondisi eksisting, efektivitas operasional, volume timbulan sampah, kecukupan armada, serta kesiapan infrastruktur pendukung seperti Stasiun Peralihan Angkutan (SPA). Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan pihak terkait, serta analisis dokumen dari instansi pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengangkutan sampah di Kecamatan Wanea masih belum optimal. Cakupan pelayanan saat ini mencapai 87,37% dengan volume sampah yang terangkut sebesar 576 m³/hari dari jumlah timbulan 1078,98 m³/hari yang diproyeksikan pada tahun 2032. Kekurangan armada dan belum maksimalnya fungsi SPA menjadi TPS 5R merupakan kendala utama. Penelitian ini merekomendasikan penambahan armada dump truck dan motor sampah, penguatan fungsi SPA sebagai pusat pengolahan berbasis 5R, serta pemanfaatan teknologi dan fasilitas pendukung lainnya guna meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem pengangkutan sampah di masa depan.

 

Kata kunci: evaluasi, pengangkutan sampah, kinerja, Kecamatan Wanea, Manado, TPS 5R, infrastruktur

Downloads

Published

2025-07-01

Issue

Section

Articles