Analisis Debit Banjir Dan Tinggi Muka Air Sungai Danowudu Kota Bitung

Authors

  • Angelina Sumlang Universitas Sam Ratulangi
  • Jeffry S. F. Sumarauw Universitas Sam Ratulangi
  • Tiny Mananoma Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v23i92.62679

Abstract

Sungai Danowudu yang terletak di Kota Bitung, Sulawesi Utara, memiliki peran dalam mendukung aktivitas kehidupan masyarakat di sekitarnya. Namun demikian, intensitas curah hujan yang tinggi di kawasan tersebut kerap memicu peningkatan debit aliran sungai yang pada akhirnya menimbulkan banjir dan berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar, termasuk kawasan permukiman dan jalur transportasi. Oleh sebab itu, diperlukan analisis terhadap debit banjir dan tinggi muka air untuk mengidentifikasi potensi risiko yang ada serta menentukan strategi penanggulangan yang efektif. Tahapan analisis diawali dengan melakukan analisis frekuensi hujan menggunakan metode Log Pearson Tipe III. Data yang dianalisis merupakan data hujan harian maksimum yang diperoleh dari Pos Hujan Araren Pinenek untuk periode tahun 2009 hingga 2023. Pemodelan hujan aliran dilakukan pada program komputer HEC-HMS menggunakan metode HSS-Soil Convervation Service dan SCS Curve Number (CN) untuk hujan-aliran serta baseflow menggunakan metode recession dengan mengisi parameter seperti lag time, curve number, recession constant, baseflow, dan ratio to peak. Debit puncak hasil simulasi dari berbagai kala ulang dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur. Berdasarkan hasil simulasi, diketahui bahwa seluruh penampang sungai STA 0+25 sampai STA 0+200 tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk menampung debit aliran mulai dari kala ulang 5 tahun hingga 100 tahun.

 

Kata kunci: debit puncak, HEC-HMS, HEC-RAS, Sungai Danowudu, tinggi muka air

Downloads

Published

2025-07-07

Issue

Section

Articles