Analisis Pengaruh Penambahan Ruangan Pada Struktur Gedung Hotel 5 Lantai
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v23i92.62759Abstract
Pada wilayah rawan gempa bumi seperti di Indonesia khususnya Sulawesi Utara yang terletak pada zona gempa, jika membuat suatu bangunan bertingkat perlu adanya analisis yang mendalam untuk keamanan struktur bangunan. Hal ini menjadikan analisis perilaku struktur menjadi krusial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan ruangan pada struktur gedung hotel dan mengamati perilaku struktur dengan adanya penambahan ruangan dan tanpa penambahan ruangan. Penelitian ini menggunakan metode analisis respons spektrum berdasarkan SNI 1726:2019 dengan pendekatan pemodelan struktural dan simulasi menggunakan software ETABS Ultimate 20.3.0. Analisis dilakukan dengan menggunakan dua model bangunan di mana, model pertama tanpa penambahan ruangan dan model kedua dengan adanya penambahan ruangan. Simpangan antar tingkat pada kedua model untuk arah X di lantai 3-5 dengan analisis menggunakan SNI 1726:2019 hasilnya tidak aman. Untuk pengaruh P-delta pada kedua model masih aman sesuai dengan SNI 1726:2019. Kedua model memiliki ketidaberaturan horizontal tipe 1b, 2, 5b dan vertikal tipe 1b, 2, 5b. Penambahan ruangan ini meningkatkan gaya geser dasar seismik maupun gaya dalam struktur.
Kata kunci: : penambahan ruangan, analisis perilaku struktur, respons spektrum, SNI 1726:2019, ETABS