Analisis Debit Banjir Dan Tinggi Muka Air Sungai Bailang Di Jembatan Cempaka Kecamatan Bunaken

Authors

  • Wendari T. A. Kaluase Universitas Sam Ratulangi
  • Jeffry S. F. Sumarauw Universitas Sam Ratulangi
  • Liany A. Hendratta Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v23i92.62964

Abstract

Sungai Bailang yang terletak di Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, dikenal sebagai sungai yang rentan terhadap kejadian banjir. Data historis menunjukkan bahwa selama musim hujan, tinggi muka air sungai ini seringkali mengalami fluktuasi signifikan, yang berpotensi merugikan masyarakat sekitar. Sebagai contoh, banjir pada tahun 2023 dan longsor di sisi kanan Jembatan Cempaka akibat hujan deras pada 2 Maret 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hidrologi Sungai Bailang guna menentukan besaran debit banjir rencana sebagai dasar perencanaan pengendalian banjir. Analisis curah hujan rencana dilakukan menggunakan metode Log Pearson III berdasarkan data curah hujan dari Stasiun MRG Bailang-Kayuwatu periode 2012 s/d 2023. Perhitungan debit banjir menggunakan Metode Rasional, sementara simulasi tinggi muka air dilakukan dengan program HEC-RAS. Hasil analisis menunjukkan bahwa debit banjir rencana untuk kala ulang 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun berturut-turut adalah 22,24 m3/det, 28,64 m3/det, 37,62 m3/det, 44,93 m3/det dan 52,78 m3/det. Simulasi menggunakan program HEC-RAS menunjukkan pada penampang melintang STA 0+25 mampu menampung debit banjir pada setiap kala ulang. Pada STA 0+50 hanya mampu menampung debit banjir kala ulang 5 tahun dan 10 tahun. Pada STA 0+75 s/d STA 0+200 tidak mampu menampung debit banjir rencana untuk semua kala ulang.

 

Kata kunci: debit banjir rencana, Tinggi muka air, Metode Rasional, HEC-RAS

Downloads

Published

2025-07-23

Issue

Section

Articles