Perencanaan Gedung Kuliah Konstruksi Beton Bertulang 4 Lantai Di Kota Manado

Authors

  • Gloria D. Rombang Universitas Sam Ratulangi
  • Ronny E. Pandaleke Universitas Sam Ratulangi
  • Banu D. Handono Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v23i92.63100

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat menimbulkan berbagai tantangan, termasuk kebutuhan akan fasilitas pendidikan, sementara keterbatasan lahan di perkotaan mendorong pembangunan gedung secara vertikal. Di wilayah rawan gempa seperti Kota Manado, perencanaan gedung bertingkat harus memenuhi standar ketahanan gempa. Penulisan ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan elemen-elemen struktur beton bertulang seperti pelat, balok, dan kolom yang mampu menahan beban secara vertikal maupun horizontal, serta memenuhi kriteria kekuatan, stabilitas, dan kenyamanan sesuai standar Indonesia yaitu mengacu pada SNI 2847-2019 untuk syarat beton struktural, SNI 1726-2019 untuk perencanaan ketahanan gempa dan SNI 1727-2020 untuk syarat beban desain minimum. Perencanaan struktur dilakukan pada gedung kuliah empat lantai berukuran 40 m × 17 m dengan tinggi 18.5 m yang berlokasi di Kota Manado, menggunakan mutu beton f’c 30 MPa, tulangan longitudinal fy 420 MPa, dan tulangan transversal fy 280 MPa, dengan kelas tanah sedang berdasarkan hasil uji SPT dan termasuk Kategori Desain Seismik D. Perencanaan menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dan dianalisis menggunakan perangkat lunak ETABS Ultimate 18.1.1. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa elemen-elemen struktur yang dirancang telah memenuhi seluruh persyaratan teknis perencanaan gedung bertingkat dari segi kekuatan, stabilitas, dan kenyamanan.

 

Kata kunci: : perencanaan struktur, beton bertulang, SRPMK, ETABS                                                       

Downloads

Published

2025-07-25

Issue

Section

Articles