Perencanaan Pengolahan Limbah Organik Rumah Tangga Di Desa Kanonang Empat Kecamatan Kawangkoan Barat
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v23i92.63102Abstract
Kondisi penanganan limbah di Desa Kanonang 4 Kecamatan Kawangkoan Barat masih belum optimal, ditandai dengan minimnya pemilahan di tingkat sumber dan absennya fasilitas formal seperti TPS atau komposter. Praktik umum masyarakat, seperti pencampuran, pembakaran, atau pembuangan limbah sembarangan, mengakibatkan penumpukan limbah organik dan dampak negatif lingkungan. Penelitian ini bertujuan merencanakan penerapan metode kompos yang tepat untuk pengolahan limbah organik rumah tangga. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam, serta perhitungan timbulan dan komposisi limbah dari 20 rumah tangga sampel (91 jiwa) berdasarkan SNI 3242:2008. Hasil analisis menunjukkan rata-rata timbulan limbah organik sebesar 0,29 kg/jiwa/hari atau 1,31 kg/rumah tangga/hari. Komposisi limbah organik didominasi oleh sayur dan buah (45,6%) serta sisa makanan (34,1%), yang sangat sesuai untuk dikomposkan. Oleh karena itu, diusulkan perencanaan pembangunan fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Organik (TPSO) skala komunal seluas 300 m2 (15m×20m). Perencanaan ini mencakup sistem pemilahan, pengumpulan, pengolahan dengan komposting aerob berbantuan EM4, dan pemanfaatan kompos. Uji coba awal dengan EM4 menunjukkan hasil yang baik dan membuktikan kelayakan metode ini di tingkat komunitas. Dengan pendekatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan partisipasi masyarakat, sistem pengolahan ini diharapkan dapat mengurangi volume limbah organik, serta menghasilkan produk bernilai ekonomis dan ekologis.
Kata kunci: pengolahan limbah organik, kompos, EM4, perencanaan Desa Kanonang 4