Analisis Debit Banjir Dan Tinggi Muka Air Sungai Lapangan Di Titik Jembatan Lapangan Kecamatan Mapanget Kota Manado
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v23i92.63130Abstract
Sungai Lapangan adalah salah satu sungai yang seringkali mengalami pengeluapan dan mengakibatkan terjadinya banjir di sekitar aliran sungai pada titik Jembatan Lapangan yang dilewati oleh sungai ini. Jembatan Lapangan, Kecamatan Mapanget merupakan salah satu daerah yang dilewati oleh Sungai Lapangan sering terendam banjir dan mengalami kerusakan. Karena itu untuk mengantisipasi banjir yang kemungkinan terjadi kelak, perlu dilakukan analisis terhadap besarnya debit banjir dan elevasi tinggi muka air Sungai Lapangan di titik Jembatan Lapangan. Analisis dimulai dengan mencari frekuensi hujan menggunakan metode Log Pearson III. Data Hujan yang digunakan yaitu data hujan harian maksimum yang diambil dari pos Hujan Talawaan. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum tahun 2009 s/d 2023. Setelah didapat besar hujan, pemodelan hujan aliran pada program komputer HEC-HMS menggunakan metode HSS Soil Conservation Services, dan untuk kehilangan air dengan SCS Curve Number (CN). Untuk aliran dasar (baseflow) menggunakan metode recession. Dilakukan kalibrasi parameter HSS-SCS sebelum melakukan simulasi debit banjir. Dalam kalibrasi ini, parameter yang dikalibrasi adalah lag time, curve number, recession constant, baseflow dan ratio to peak. Dilakukan analisis debit banjir dengan parameter terkalibrasi menggunakan program HEC-HMS. Debit puncak hasil simulasi setiap kala ulang dimasukkan dalam program HEC-RAS untuk simulasi elevasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur. Hasil simulasi menunjukkan pada penampang melintang dari STA 0+40 sampai STA 0+200 sudah tidak mampu menampung debit banjir untuk semua kala ulang rencana.
Kata kunci: debit banjir, jembatan lapangan, Sungai Lapangan, tinggi muka air