Studi Kerusakan Pantai Bukittinggi Di Desa Bukittinggi, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v23i92.63161Abstract
Pantai merupakan kawasan yang dinamis dan rentan terhadap kerusakan akibat interaksi antara faktor alam dan aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan pantai di Desa Bukittinggi, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, serta menyusun rekomendasi strategi penanganan yang sesuai dengan kondisi setempat. Metode yang digunakan mengacu pada pedoman teknis dari Surat Edaran Kementerian Pekerjaan Umum No.08/SE/M/2010. Data diperoleh melalui survei lapangan, dokumentasi visual, wawancara dengan masyarakat lokal, serta analisis perubahan garis pantai menggunakan citra satelit tahun 2014 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Bukittinggi mengalami abrasi yang cukup parah dan termasuk dalam kategori “Amat Sangat Berat” (Prioritas B) dengan bobot 250 poin. Penelitian ini merekomendasikan penanaman kembali vegetasi pantai, pengendalian penggunaan lahan di wilayah sempadan pantai, serta pemantauan berkala melalui citra satelit. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan dalam pengelolaan wilayah pesisir secara berkelanjutan di daerah pesisir lainnya dengan karakteristik serupa.
Kata kunci: tingkat kerusakan pantai, prioritas penanganan, Pantai Desa Bukittinggi