Analisis Debit Banjir Dan Tinggi Muka Air Sungai Pada Sungai Sendangan Kecamatan Remboken Kabupaten Minahasa

Authors

  • Putri Tumimomor Universitas Sam Ratulangi
  • Jeffry S. F. Sumarauw Universitas Sam Ratulangi
  • Tiny Mananoma Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v23i92.63625

Abstract

Sungai Sendangan yang terletak di Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, melintasi kawasan pertanian dan pemukiman yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap banjir. Kejadian banjir di wilayah ini kerap menimbulkan kerugian, khususnya bagi para petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis debit banjir dan tinggi muka air Sungai Sendangan sebagai dasar dalam upaya pengendalian banjir. Analisis frekuensi hujan dilakukan dengan menggunakan metode Log Pearson III berdasarkan data curah hujan harian maksimum selama 15 tahun (2009–2023) yang diperoleh dari Pos Hujan Paleloan dan Noongan, dengan distribusi spasial dianalisis menggunakan metode Poligon Thiessen. Pemodelan hidrologi dilakukan menggunakan perangkat lunak HEC-HMS dengan pendekatan Hidrograf Satuan Sintetis (HSS) metode Soil Conservation Service (SCS) untuk transformasi hujan menjadi aliran, metode SCS Curve Number (CN) untuk estimasi kehilangan air, dan metode recession untuk perhitungan aliran dasar (baseflow). Kalibrasi parameter dilakukan terhadap model HSS-SCS berdasarkan uji kecocokan debit puncak. Simulasi debit banjir untuk berbagai kala ulang kemudian dimasukkan ke dalam program HEC-RAS guna menganalisis profil muka air pada penampang sungai yang telah diukur. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada seluruh kala ulang yang dianalisis, debit banjir menyebabkan luapan air, sehingga sungai Sendangan tidak mampu menampung aliran banjir secara optimal.

 

Kata kunci: debit puncak, HEC-HMS, HEC-RAS, Sungai Sendangan, tinggi muka air

Downloads

Published

2025-08-24

Issue

Section

Articles