Analisis Pengaruh Penggunaan Abu Bambu Dan Ampas Tebu Sebagai Filler Pada Campuran AC–BC

Authors

  • Saviola V. Onibala Universitas Sam Ratulangi
  • Lucia G. J. Lalamentik Universitas Sam Ratulangi
  • Joice E. Waani Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v23i93.63686

Abstract

Penggunaan filler dalam campuan aspal merupakan salah satu komponen penting yang berfungsi meningkatkan kepadatan dan daya ikat campuran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan abu bambu dan ampas tebu sebagai filler alternatif pada campuran Asphalt Concrete – Binder Course (AC – BC). Nilai kadar aspal optimum (KAO) yang diperoleh adalah 7,23% pada hasil pengujian untuk mencari kadar aspal optimum yang akan diguanakan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa penambahan Abu daun bambu dan abu ampas tebu sebagai filler mampu meningkatkan nilai stabilitas dan parameter karakteristik marshall lainnya hingga batas tertebtu. Tapi pada campuran filler abu daun bambu nilai stailitas menalami penurunan. Pada Kadar Filler 3% abu ampas tebu dan kadar filler 1% untuk abu daun bambu menunjukan performa paling optimal terhadap kriteria Marshall. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa abu bambu dan abu ampas tebu berpotensi menjadi alternatif filler yang layak untuk campuran AC–BC. Selain itu, pemanfaatan kedua material ini turut mendukung pengurangan limbah organik dan pengembangan material konstruksi yang lebih berkelanjutan.

 

Kata kunci: AC–BC, filler, abu bambu, ampas tebu, Marshall, kadar aspal optimum

Downloads

Published

2025-08-27

Issue

Section

Articles