Analisis Pengaruh Hambatan Samping Pada Kinerja Lalu Lintas Di Ruas Jalan Raya Tomohon (Studi Kasus : Persimpangan Jl. Lengkong– Persimpangan Jl. Kuriti)

Authors

  • Absalom S. J. W. Matindas Universitas Sam Ratulangi
  • Lucia I. R. Lefrandt Universitas Sam Ratulangi
  • Semuel Y. R. Lefrandt Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v23i93.63687

Abstract

Pertumbuhan pesat Kota Tomohon dalam sektor ekonomi, pendidikan, dan pariwisata menyebabkan peningkatan volume kendaraan, yang memicu kemacetan di ruas-ruas jalan utama. Penelitian ini difokuskan pada ruas Jalan Raya Tomohon pada segmen Bts. Persimpangan Jl. Lengkong hingga Bts. Persimpangan Jl. Kuriti, yang merupakan pusat aktivitas masyarakat dengan intensitas hambatan samping tinggi seperti parkir sembarangan, pejalan kaki menyeberang, serta kendaraan keluar-masuk sisi jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja lalu lintas pada ruas jalan Tomohon dengan studi kasus Bts. Persimpangan Jl. Lengkong – Bts. Persimpangan Jl Kuriti, selain itu bertujuan juga untuk menganalisis berapa besar pengaruh hambatan samping  terhadapat kinerja lalu lintas pada ruas jalan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan simulasi dengan perangkat lunak SUMO (Simulation of Urban Mobility). Penilaian kinerja lalu lintas dilakukan dengan pendekatan parameter seperti volume lalu lintas, kapasitas jalan, derajat kejenuhan, kecepatan tempuh, serta tingkat pelayanan jalan. Pengumpulan data dilakukan melalui survei langsung selama tiga hari yaitu hari Senin, 17 Februari 2025, Hari Rabu, 19 Februari 2025, dan Hari Sabtu, 22 Februari 2025 yang mencakup pengamatan volume lalu lintas, jenis kendaraan, dan frekuensi hambatan samping. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai kapasitas yang didapatkan sebesar 1713,6 smp/jam dengan derajat kejenuhan mencapai 0,931 dan kecepatan tempuh hanya sebesar 28 km/jam, dimana untuk tingkat pelayanan yang didapatkan bervariasi dari kategori C hinga kategori E dengan kesimpulan kondisi arus lalu lintas stabil hinga kondisi arus lalu lintas tidak stabil . Selain itu, hambatan samping yang didapatkan menyebabkan penurunan kapasitas hingga 40% dari kondisi ideal. Dengan adanya pengaruh signifikan terhadap penurunan kinerja jalan, diakibatkan oleh kendaraan parkir, pejalan kaki, dan aktivitas di sisi jalan secara signifikan juga menurunkan kecepatan rata-rata kendaraan pada ruas jalan Tomohon – Manado (Studi Kasus: Bts. Persimpangan Jl. Lengkong – Bts. Persimpangan Jl. Kuriti).

 

Kata kunci: hambatan samping, kinerja lalu lintas, PKJI 2023, SUMO

Downloads

Published

2025-08-27

Issue

Section

Articles