Karakteristik Marshall Campuran Split Mastic Asphalt (SMA) Dengan Material Gabungan Dari Quarry Kema dan Tateli, Sulawesi Utara

Authors

  • Eugenia D. C. Makalew Universitas Sam Ratulangi
  • Lucia G. J. Lalamentik Universitas Sam Ratulangi
  • Steve Ch. N. Palenewen Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v23i93.63690

Abstract

Split Mastic Asphalt (SMA) merupakan campuran beraspal panas bergradasi senjang yang memiliki keunggulan dalam ketahanan terhadap deformasi dan keausan, namun memiliki kekurangan yaitu rentan mengalami bleeding. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis campuran SMA yang menggunakan material agregat dari Sulawesi Utara sehingga dapat dijadikan dasar pengembangan lebih lanjut. Penelitian dilakukan dengan tiga variasi kombinasi agregat berdasarkan kurva gradasi Fuller : tengah, mendekati batas atas dan mendekati batas bawah. Masing-masing variasi menggunakan kadar aspal yang berbeda dan presentase agregat kasar yang berbeda, yaitu 72,5%, 67% dan 78%. Uji Marshall dilakukan untuk menilai parameter seperti stabilitas,  flow, VIM, VMA, dan VFB, serta untuk menentukan kadar aspal optimum (KAO) dari masing-masing variasi. Didapatkan hasil untuk variasi 3 memiliki Kadar Aspal Optimum lebih tinggi dengan nilai 7,8% dibandingkan variasi 1 dengan nilai 7,69% dan variasi 2 dengan nilai 7,7% yang ditinjau dari pengujian karakteristik Marshall campuran aspal lapis Split Mastic Asphalt. Berdasarkan hasil tersebut untuk campuran Split Mastic Asphalt (SMA) kombinasi agregat dari Quarry Kema dan Quarry Tateli dapat digunakan karena masuk dengan spesifikasi yang ada.

 

Kata kunci: SMA, agregat lokal, kurva Fuller, karakteristik Marshall, kadar aspal optimum

Downloads

Published

2025-08-27

Issue

Section

Articles