Perancangan Tiang Granular Pada Fondasi Telapak Untuk Meningkatkan Daya Dukung
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v23i93.64035Abstract
Tanah lunak dengan daya dukung rendah dapat berdampak signifikan terhadap stabilitas dan keamanan struktur bangunan, terutama pada elemen fondasi. Salah satu metode yang efektif untuk mengatasi permasalahan ini adalah penggunaan tiang granular, yang berfungsi untuk meningkatkan daya dukung tanah dan mengurangi penurunan fondasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem tiang granular pada fondasi dangkal yang digunakan pada bangunan bertingkat rendah, serta untuk menganalisis perubahan daya dukung dan penurunan tanah sebelum dan sesudah penerapan tiang granular. Analisis dilakukan menggunakan data tanah yang diperoleh dari hasil uji Cone Penetration Test (CPT). Parameter tanah seperti indeks sifat fisik, kompresibilitas, dan kuat geser ditentukan melalui korelasi dengan data CPT. Beban struktur atas diperoleh dari hasil analisis struktur, dan dibebankan pada masing-masing fondasi. Sifat material tiang granular divariasikan berdasarkan nilai modulus deformasi, yaitu 25 MPa, 50 MPa, 75 MPa, dan 100 MPa. Geometri tiang granular yang digunakan dalam analisis memiliki diameter 800 mm dan panjang 6 meter. Perhitungan kapasitas dukung dan penurunan dilakukan menggunakan metode FHWA (1993) yang telah dimodifikasi oleh Chan dan Poon (2012, 2015). Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan tiang granular secara signifikan meningkatkan kapasitas dukung tanah hingga 2 kali lipat dibandingkan dengan fondasi dangkal tanpa perkuatan. Selain itu, penggunaan material dengan modulus deformasi yang lebih tinggi mampu secara efektif mengurangi penurunan fondasi. Penurunan fondasi tanpa perkuatan tercatat sebesar 320 mm, dan menurun menjadi 260 mm pada modulus deformasi 25 MPa, 180 mm pada 50 MPa, 150 mm pada 75 MPa, serta 130 mm pada 100 MPa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan tiang granular merupakan solusi yang efektif dan efisien untuk meningkatkan daya dukung dan mengurangi penurunan pada fondasi telapak di atas tanah lunak, khususnya untuk bangunan bertingkat rendah.
Kata kunci: tanah lunak, daya dukung, penurunan, tiang granular, fondasi telapak