Perencanaan Struktur Beton Bertulang Gedung Rumah Susun 4 Lantai Di Kota Manado
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v23i93.64073Abstract
Peningkatan kebutuhan hunian bagi aparatur sipil negara di Sulawesi Utara mendorong pembangunan rumah susun yang aman, nyaman, dan sesuai standar. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan struktur beton bertulang gedung rumah susun 4 lantai di Kota Manado dengan mempertimbangkan beban vertikal dan horizontal, terutama pengaruh gempa bumi, mengingat wilayah Indonesia berada di zona aktif seismik. Metode perencanaan mengacu pada standar SNI 2847:2019 untuk desain beton struktural, SNI 1726:2019 untuk ketahanan gempa, dan SNI 1727:2020 untuk beban minimum struktur. Sistem struktur yang digunakan adalah Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK), yang didesain untuk memiliki daktilitas tinggi dalam menghadapi beban gempa. Perencanaan dilakukan pada elemen struktur utama seperti balok, kolom, pelat, dan sambungan balok-kolom. Analisis struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS v21.0.0 dan Microsoft Excel. Struktur gedung bertingkat yang direncanakan adalah konstruksi beton bertulang yang terdiri dari 4 lantai kerja dengan panjang bangunan = 44.25 meter, lebar = 16.1 m, tinggi = 16,3 m. Letak bangunan berada di Kota Manado, Sulawesi Utara. Struktur termasuk dalam Kategori Desain Seismik (KDS) “D”. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa struktur yang dirancang memenuhi semua persyaratan kekuatan, kekakuan, dan stabilitas terhadap beban gravitasi maupun beban gempa sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam bentuk panduan teknis perencanaan struktur gedung tahan gempa untuk bangunan rumah susun bertingkat di wilayah seismik tinggi.
Kata kunci: perencanaan struktur, gedung rumah susun, beton bertulang, SRPMK, ETABS