Analisis Perbandingan Pengaruh Kedalaman Terhadap Transformasi Gelombang Di Pantai Batu Putih Dan Pantai Tanjung Assa
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v23i93.64604Abstract
Jurnal ini membandingkan pengaruh kedalaman terhadap transformasi gelombang di Pantai Batu Putih, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara dan Pantai Tanjung Assa, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan data sekunder meliputi data angin (minimal 5 tahun), peta satelit dari software Google Earth, foto citra satelit dari software Google Earth, dan data Batimetri dari Gebco menggunakan software Global Mapper. Metodologi ini meliputi survei lokasi, identifikasi permasalahan pantai, dan analisis data menggunakan metode hindcasting gelombang (Sverdrup Munk Bretschneider) untuk menghitung fetch, refraksi, difraksi, shoaling, dan gelombang pecah. Hasil analisis membandingkan pengaruh kedalaman terhadap parameter gelombang (Koefisien shoaling (Ks), koefisien refraksi (Kr), tinggi gelombang (H), tinggi gelombang pecah (Hb), tinggi gelombang laut dalam (H₀), kedalaman gelombang pecah (db), dan cepat rambat gelombang (C)) di kedua pantai. Pantai Tanjung Assa menunjukkan energi gelombang yang lebih besar dibandingkan Pantai Batu Putih, yang disebabkan oleh perbedaan morfologi dasar laut. Penelitian ini menyarankan adanya pemantauan morfologi laut, mitigasi erosi, dan penyesuaian zonasi pesisir untuk pengelolaan dampak transformasi gelombang.
Kata kunci: transformasi gelombang, pantai, hindcasting, Kota Bitung