Analisa Pengaruh Variasi Molaritas Naoh Terhadap Pengujian Kuat Tarik Belah Dan Kuat Tarik Lentur Pada Eksperimen Beton Geopolimer Berbasis Fly Ash

Authors

  • Ardianto W. Masanggelo Universitas Sam Ratulangi
  • Marthin D. J. Sumajouw Universitas Sam Ratulangi
  • Ronny E. Pandaleke Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v23i93.64666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh variasi molaritas NaOH terhadap pengujian kuat tarik belah dan kuat tarik lentur pada eksperimen beton geopolimer berbasis fly ash. Beton geopolimer merupakan jenis beton yang menggunakan bahan pengikat geopolimer, yang dapat dihasilkan dari material abu terbang (fly ash) sebagai pengganti sebagian semen. NaOH digunakan sebagai aktivator dalam proses pembentukan geopolimer. Variasi molaritas NaOH digunakan untuk mengamati perubahan sifat mekanik beton geopolimer. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan variasi molaritas NaOH 8 M, 10 M, 12 M dan 14 M dengan metode perawatan oven selama 24 jam pada suhu 900C. Campuran beton geopolimer dibuat dengan menggunakan perbandingan massa fly ash, larutan NaOH, dan larutan Na-silikat yang telah ditentukan. Kemudian, spesimen beton geopolimer dibentuk dan di oven pada suhu 900C dan diuji menggunakan metode kuat tarik belah dan kuat tarik lentur sesuai dengan standar yang berlaku. Hasil pengujian dianalisis untuk melihat pengaruh variasi molaritas NaOH terhadap kuat tarik belah dan kuat tarik lentur beton geopolimer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi molaritas NaOH memiliki pengaruh signifikan terhadap kuat tarik belah dan kuat tarik lentur beton geopolimer. Semakin tinggi molaritas NaOH yang digunakan, semakin tinggi pula nilai kuat tarik belah dan kuat tarik lentur yang dihasilkan. Namun, terdapat batasan tertentu di mana penggunaan molaritas NaOH yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penurunan kinerja mekanik beton geopolimer. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan beton geopolimer berbasis fly ash dengan memperhatikan pengaruh variasi molaritas NaOH terhadap sifat mekaniknya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perancangan dan penggunaan beton geopolimer dalam konstruksi, terutama dalam upaya pengurangan penggunaan semen dan pengelolaan limbah fly ash.

 

Kata kunci: beton geopolimer, fly ash, molaritas NaOH, kuat tarik belah, kuat tarik lentur

Downloads

Published

2025-10-27

Issue

Section

Articles