Analisis Pasang Surut Menggunakan MetodeLeast Square Di Pantai Desa Munte Kecamatan Likupang Timur

Authors

  • Salvatore Lengkong Universitas Sam Ratulangi
  • Cindy J. Supit Universitas Sam Ratulangi
  • Ariestides K. T. Dundu Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v23i93.64795

Abstract

Penelitian ini menganalisis karakteristik pasang surut di perairan Pantai Desa Munte, Minahasa Utara, menggunakan metode Least Square. Wilayah ini merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang membutuhkan data pasang surut akurat untuk perencanaan pembangunan infrastruktur pesisir. Data yang digunakan adalah data sekunder dari BMKG selama 15 hari (1-15 Juni 2025). Analisis harmonik dilakukan untuk menentukan amplitudo dan fase dari komponen pasang surut utama (M₂, S₂, K₁, dan O₁). Hasilnya menunjukkan bahwa tipe pasang surut di Pantai Munte adalah campuran condong ke harian tunggal, dengan nilai Formzahl (F) sebesar 2,89. Komponen O₁ memiliki amplitudo tertinggi, yaitu 2,53 m. Perbandingan antara data observasi dan model menunjukkan kesesuaian yang tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan penting untuk perencanaan pembangunan pesisir dan studi oseanografi di Sulawesi Utara.

 

Kata kunci: pasang surut, Least Square, Pantai Munte, komponen harmonik, Formzahl

Downloads

Published

2025-11-05

Issue

Section

Articles