Perencanaan Struktur Gedung Perkuliahan 5 Lantai Di Kota Ternate

Authors

  • Adriansyah Fathurrahman Universitas Sam Ratulangi
  • Ronny E. Pandaleke Universitas Sam Ratulangi
  • Marthin D. J. Sumajouw Universitas Sam Ratulangi
  • Banu D. Handono Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v23i94.65867

Abstract

Bangunan bertingkat tinggi sangat rentan terhadap gaya lateral, terutama yang disebabkan oleh gempa bumi. Oleh karena itu, perencanaan struktur bangunan di daerah risiko gempa tinggi harus mempertimbangkan secara serius pengaru beban gempa. Kota Ternate merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi gempa cukup tinggi, perencanaan struktur Gedung Kuliah 5 lantai di wilayah ini dilakukan dengan memperhitungkan beban gempa agar bangunan memiliki ketahanan yang baik terhadap gempa. Tujuan skripsi ini adalah merencanakan struktur gedung perkuliahan berlantai 5 dengan menggunakan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Bangunan yang direncanakan merupakan struktur beton bertulang setinggi 5 lantai, memiliki dimensi panjang 37,60 m, lebar 17,00 m, dan tinggi total 24,00 m. Lokasi bangunan berada di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, dengan parameter respons spektrum percepatan desain SDS = 0,794 g dan SD1 = 0,597 g. Berdasarkan data hasil pengujian sondir Cone Penetration Test (CPT) tanah di lokasi termasuk dalam kelas situs SD (tanah sedang). Bangunan ini masuk dalam kategori Desain Seismik D. Elemen-elemen struktur yang direncanakan meliputi balok, kolom, dan pelat lantai dengan mutu beton f’c = 35 MPa, mutu tulangan longitudinal (fy) = 420 MPa, mutu tulangan transversal (fyt) = 420 MPa. Perencanaan struktur meliputi elemen-elemen beton bertulang dengan menerapkan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK), serta mengacu pada peraturan SNI 1726:2019, SNI 2847:2019, SNI 1727:2020. Proses pemodelan, analisis, dan desain struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS V.21.2. Berdasarkan hasil analisis seluruh elemen struktur telah dirancang agar memenuhi prinsip Strong Column-Weak Beam (SC-WB), memiliki ketahanan terhadap gaya geser, serta memenuhi ketentuan detail penulangan untuk mencapai perilaku struktur yang daktail.

 

Kata kunci: SRPMK, beton bertulang, SCWB, gedung perkuliahan, daktilitas, ETABS

Downloads

Published

2026-01-04

Issue

Section

Articles