Performa Dinding Penahan Tanah Tipe GRS Akibat Konstruksi Fondasi Dangkal Pada Pembebanan Statis
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v23i94.66161Abstract
Dinding penahan tanah tipe Geosynthetic Reinforced Soil (GRS) merupakan sistem rekayasa geoteknik yang memanfaatkan interaksi antara tanah dan material geosintetik untuk meningkatkan stabilitas dan kapasitas dukung massa tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dinding GRS akibat keberadaan fondasi dangkal yang dibebani secara statis, dengan fokus pada respons deformasi, stabilitas sistem, serta perubahan kapasitas dukung fondasi. Analisis dilakukan melalui pemodelan numerik berbasis metode elemen hingga menggunakan perangkat lunak Plaxis 2D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi jarak fondasi terhadap dinding, yang direpresentasikan melalui rasio D/B, memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan, pergeseran lateral, dan kapasitas dukung fondasi. Pada rasio D/B kecil (0,5–1,5), deformasi mencapai nilai maksimum akibat interaksi intensif antara fondasi dan dinding. Kondisi optimum dicapai pada rasio D/B sekitar 2–3, di mana fondasi berada dalam zona perkuatan yang paling efektif sehingga deformasi minimum dan kapasitas dukung maksimum. Pada rasio D/B > 3, performa sistem menurun karena fondasi berada di luar area perkuatan. Temuan ini menegaskan pentingnya penentuan posisi fondasi terhadap dinding GRS dalam perencanaan geoteknik.
Kata kunci: dinding GRS, fondasi dangkal, metode elemen hingga, penurunan, pergeseran lateral, kapasitas dukung