Analisis Daya Dukung Fondasi Borepile Pada Proyek Pembangunan Gedung Utama Kawasan OIKN

Authors

  • Joshua T. T. Nangoy Universitas Sam Ratulangi
  • Agnes T. Mandagi Universitas Sam Ratulangi
  • Alva N. Sarajar Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v23i94.66171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung fondasi borepile pada proyek pembangunan Gedung Utama di Kawasan OIKN dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu metode konvensional berbasis data uji penetrasi standar (N-SPT) dan metode interpretasi hasil uji pembebanan statik (loading test). Perhitungan secara konvensional dilakukan dengan metode Meyerhof, Decourt, serta Reese & Wright, sedangkan hasil uji lapangan dianalisis menggunakan metode Mazurkiewicz, Chin, dan Decourt. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai daya dukung izin (Qall) tertinggi dari metode konvensional diperoleh melalui metode Reese & Wright sebesar 433,27 ton, sedangkan yang terendah dari metode Decourt sebesar 293,15 ton. Sementara itu, hasil interpretasi uji pembebanan statik menunjukkan nilai daya dukung ijin (Qall) tertinggi dengan metode Decourt sebesar 692,31 ton dan terendah dengan metode Mazurkiewicz sebesar 580,00 ton. Perbedaan hasil antara kedua pendekatan disebabkan oleh karakteristik empiris metode konvensional yang konservatif dan keterbatasannya dalam merepresentasikan interaksi tanah–fondasi secara aktual, sementara uji pembebanan memberikan hasil yang lebih realistis terhadap kondisi lapangan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kombinasi antara metode empiris dan uji pembebanan lapangan direkomendasikan dalam perencanaan fondasi borepile. Metode empiris digunakan sebagai acuan desain awal, sedangkan hasil interpretasi uji pembebanan berfungsi sebagai validasi terhadap daya dukung aktual fondasi di lapangan.

 

Kata kunci: fondasi borepile, daya dukung, N-SPT, loading test, metode empiris, OIKN

Downloads

Published

2025-12-18

Issue

Section

Articles