Pengaruh Penggunaan Ground Control Point (GCP) Terhadap Akurasi Peta Situasi Unmanned Aerial Vehicle (UAV)
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v23i94.66275Abstract
Pemetaan fotogrametri yang menggunakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) telah menjadi metode yang umum diterapkan karena kemampuannya dalam menghasilkan data spasial dengan resolusi tinggi dalam waktu singkat. Akan tetapi, tingkat ketepatan peta sangat bergantung pada pemanfaatan Ground Control Point (GCP). Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi dampak penggunaan GCP terhadap ketelitian peta situasi yang dihasilkan dari pemetaan UAV, serta untuk membandingkan hasil pemetaan dengan dan tanpa GCP. Penelitian ini dilaksanakan di area Universitas Sam Ratulangi, Kota Manado, dengan memanfaatkan citra dari UAV dan data titik kontrol darat yang diproses menggunakan perangkat lunak Agisoft Metashape Professional. Penilaian ketelitian dilakukan berdasarkan parameter Root Mean Square Error (RMSE), Circular Error 90% (CE90), dan Linear Error 90% (LE90). Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pemetaan dengan GCP menghasilkan ketelitian horizontal sebesar 0,114 meter dan vertikal sebesar 0,116 meter, sedangkan pemetaan tanpa GCP memberikan ketelitian horizontal sebesar 1,252 meter dan vertikal sebesar 0,545 meter. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan GCP secara nyata memperbaiki presisi spasial pada peta hasil pemetaan UAV.
Kata kunci: Unmanned Aerial Vehicle (UAV), fotogrametri, Ground Control Point (GCP), akurasi peta