Analisis Pengendalian Mutu Pada Proyek Pembangunan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP. Dr. R. D. Kandou Manado

Authors

  • Listra Sitompul Universitas Sam Ratulangi
  • Febrina P. Y. Sumanti Universitas Sam Ratulangi
  • Pingkan A. K. Pratasis Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v23i94.66293

Abstract

Proyek konstruksi pembangunan sebuah gedung bertingkat khusunya bangunan  untuk layanan kesehatan menuntut penerapan manajemen mutu melalui pengendalian mutu secara ketat, mengingat fungsi bangunan sebagai fasilitas kesehatan dengan standar keselamatan dan keandalan struktural yang tinggi. Struktur kolom, balok, dan pelat lantai memiliki peran vital dalam menjamin stabilitas dan keselamatan bangunan, sehingga setiap tahapan pekerjaan pembesian, pemasangan bekisting, dan pengecoran harus memenuhi standar teknis dan prosedur yang berlaku. Dalam pelaksanaan di lapangan masih ditemukan beberapa aspek pekerjaan yang berpotensi penyimpangan mutu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko yang terjadi terhadap pekerjaan pengendalian mutu serta mengevaluasi pelaksanaan pengendalian mutu pada pekerjaan pembesian, pemasangan bekisting, dan pengecoran pada proyek tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis risiko berdasarkan standar AS/NZS 4360:2004 mengenai manajemen risiko dengan data yang diperoleh melalui kuesioner, observasi lapangan, dan wawancara terhadap pihak terkait proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan pembesian memiliki tingkat risiko tertinggi terhadap mutu. Nilai tingkat risiko rata-rata pada pekerjaan struktur kolom sebesar 8,29, balok sebesar 8,21, dan pelat lantai sebesar 8,85, yang seluruhnya termasuk dalam kategori risiko sedang. Berdasarkan hasil analisis dan observasi di lapangan, pelaksanaan pengendalian mutu pada proyek telah dilakukan sesuai Rencana Kerja dan Syarat (RKS), spesifikasi teknis, serta prosedur pengendalian mutu yang ditetapkan, seperti pengujian material, inspeksi pekerjaan, dan rapat internal progress. Setiap penyimpangan mutu yang terjadi dapat dikendalikan dan diperbaiki langsung di lapangan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem pengendalian mutu pada proyek ini telah berjalan efektif dan mampu menjaga mutu pekerjaan struktur sesuai standar yang dipersyaratkan.

 

Kata kunci: proyek konstruksi, manajemen konstruksi, pengendalian mutu, AS/NZS 4360, risiko, beton, baja tulangan

Downloads

Published

2025-12-21

Issue

Section

Articles