Analisis Potensi Panas Bumi Dengan Metode Deteksi Gas CO₂ Dalam Tanah Di Area Panas Bumi Tompaso

Authors

  • Theresa P. G. Selang Universitas Sam Ratulangi
  • Isri R. Mangangka Universitas Sam Ratulangi
  • Hendra Riogilang Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v23i94.66366

Abstract

Indonesia memiliki potensi panas bumi yang besar, salah satunya berada di Lapangan Panas Bumi Tompaso, Sulawesi Utara. Pengembangan panas bumi memerlukan tahapan eksplorasi yang akurat untuk mendelineasi zona aliran fluida panas bumi bawah permukaan, terutama dalam penentuan lokasi pengeboran sumur produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi panas bumi di area Tompaso dengan menggunakan metode deteksi gas karbon dioksida (CO₂) dalam tanah sebagai indikator aktivitas hidrotermal. Penelitian dilakukan di Desa Sendangan dengan pendekatan integratif yang mengombinasikan data geologi, struktur, geofisika, dan geokimia. Pengukuran konsentrasi CO₂ dilakukan menggunakan gas detector tube Komyo–Kitagawa pada kedalaman sekitar 60 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi gas CO₂ membentuk pola anomali yang terkontrol oleh struktur patahan berarah NW–SE. Zona dengan konsentrasi CO₂ tinggi diinterpretasikan sebagai area upflow fluida panas bumi dan direkomendasikan sebagai lokasi prospek pengeboran. Metode deteksi gas CO₂ terbukti efektif sebagai pendekatan eksplorasi awal yang efisien dan berbiaya relatif rendah.

 

Kata kunci: panas bumi, gas CO₂ tanah, Tompaso, eksplorasi panas bumi, zona upflow

Downloads

Published

2025-12-21

Issue

Section

Articles