Metode Pelaksanaan Konstruksi Pekerjaan Atap Dan Ring Balk Lantai 4 Pada Proyek Rumah Susun Kejaksaan Tinggi Tower II Sulawesi Utara
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v23i94.66522Abstract
Proyek adalah suatu aktivitas atau kegiatan yang direncanakan sebelumnya dalam waktu dan biaya yang sudah ditentukan. Metode pelaksanaan konsrtuksi ini merupakan kunci untuk dapat mewujudkan seluruh perencanaan menjadi bangunan fisik. Perencanaan metode pelaksanaan pekerjaan atap dan ring balk didasarkan atas desain, situasi, dan kondisi proyek. Atap dan ring balk menjadi salah satu elemen penting dalam sebuah bangunan.Struktur atap bagian bangunan yang menahan/mengalirkan beban-beban dari atap. Pada tempat penelitian yang penulis lakukan menggunakan atap dak, yang dimana atap dak adalah plat yang terbuat dari bahan beton atau beton betulang. Ring balk adalah ikat pinggang bagian teratas bangunan yang membuat struktur atas bangunan lebih kokoh dan stabil, atau bisa dikatakan ring balk ini digunakan untuk tumpuan konstruksi atap. Persyaratan melaksanakan pekerjaan: - Bahan atap yang dipakai sesuai dengan kualitas standar SNI. Persyaratan bahan: - Bahan yang digunakan adalah lantai cor beton dengan ketebalan 120 mm. - Campuran beton sama seperti persyaratan lantai beton yang telah disyaratkan dalam pekerjaan struktur yaitu Fc 25 MPa (K-300). Dari mulai pekerjaan atap dan ring balk pada lantai 4 di rusun ini, metode pelaksaan yang dilakukan sudah dirancang secara sistematis yang sudah sesuai dengan standar konstruksi yang berlaku, atau bisa disebut juga sudah sesuai dengan SNI yang ada. Pelaksanaan konstruksi ini berhasil dilakukan dan diselesaikan secara efisien karena pemilihan material dan langkah kerja yang tepat.
Kata kunci: metode pelaksanaan, atap, ring balk, standar SNI, rumah susun