Studi Pra-Desain Pemetaan Kontur Menggunakan Data Sekunder Citra Satelit Dan Software Geographic Information System (GIS) Sebagai Dasar Perencanaan Infrastruktur Di Kecamatan Silian Raya
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v24i95.66674Abstract
Penelitian ini menyarankan penggunaan data citra satelit sekunder serta perangkat lunak GIS untuk membuat peta kontur, sebagai acuan awal dalam merencanakan infrastruktur di Kecamatan Silian Raya, terutama ketika peta kontur dengan skala besar belum tersedia dan survei topografi yang detail memerlukan biaya serta waktu yang cukup besar. Pemetaan kontur dibuat berdasarkan Digital Elevation Model (DEM) ALOS PALSAR yang telah diproses menggunakan ArcGIS. Pemrosesan ini dilakukan untuk memotong area sesuai batas kecamatan dan menghasilkan kontur dengan skala 1:50.000 dengan jarak interval 20 meter. Ketelitian vertikal dinilai menggunakan 15 titik uji GPS (Garmin 78s) dengan metode RMSE dan LE90 sesuai standar Badan Informasi Geospasial (BIG). Model kontur kemudian diunggah ke Autodesk Civil 3D untuk memperkirakan volume tanah yang perlu dikurangi dan ditambah di area dengan luas 1.200 meter persegi. Hasil menunjukkan nilai RMSE sebesar 11,6554 meter dan LE90 sebesar 19,23 meter, sehingga ketelitian vertikal termasuk kategori kelas 3 BIG dan sudah cukup baik untuk digunakan dalam analisis perencanaan skala kecamatan. Diperkirakan volume galian sebesar 996.2835 m³ dan volume timbunan sebesar 991.7085 m³ dengan selisih bersih sebesar 4.575 m³ (net cut), yang menunjukkan keseimbangan material dan kemungkinan efisiensi dalam logistik.
Kata kunci: GIS, cut and fill, DEM