Analisis Penjadwalan Proyek Konstruksi Menggunakan Metode PERT Pada Proyek Pembangunan Gedung SD Katolik 10 St. Theresia Manado

Authors

  • Sheren H. Mangindaan Universitas Sam Ratulangi
  • Jermias Tjakra Universitas Sam Ratulangi
  • Febrina P. Y. Sumanti Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v24i95.66959

Abstract

Pesatnya perkembangan pembangunan infrastruktur di Indonesia menuntut penerapan sistem penjadwalan proyek yang efektif dan realistis agar taget waktu pelaksanaan dapat tercapai secara optimal. Namun, pelaksanaan proyek konstruksi sering menghadapi ketidakpastian akibat variasi kondisi lapangan, keterbatasan sumber daya, serta faktor lingkungan yang memengaruhi durasi pekerjaan sehingga penjadwalan deterministik sering kali kurang mampu menggambarkan durasi pelaksanaan secara realistis. Oleh karena itu, metode Program Evaluation and Review Technique (PERT) digunakan sebagai pendekatan penjadwalan probabilistik dengan tiga estimasi waktu, yaitu optimis, pesimis, dan paling mungkin untuk menentukan waktu harapan setiap aktivitas. Analisis dilakukan melalui penyusunan network planning, identifikasi lintasan kritis, serta perhitungan varians dan deviasi standar untuk mengevaluasi risiko keterlambatan proyek. Hasil penelitian pada proyek pembangunan Gedung SD Katolik 10 St. Theresia Manado menunjukkan durasi penyelesaian proyek sebesar 34,19 minggu dengan peluang penyelesaian sesuai target waktu sebesar 63,68%, yang termasuk kategori probabilitas sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa metode PERT mampu memberikan estimasi durasi proyek yang lebih realistis serta menjadi dasar yang kuat dalam pengendalian waktu pelaksanaan proyek konstruksi.

 

Kata kunci: metode PERT, network planning, penjadwalan proyek, jalur kritis, probabilitas

 

Downloads

Published

2026-03-09

Issue

Section

Articles