Analisis Pengaruh Penggunaan Limbah Kaca Soda-Lim Lolos Saringan No. 50 Tertahan Saringan No.100 Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Halus Terhadap Aspal Campuran AC-WC Menggunakan Material Dari Quarry Kakaskasen

Authors

  • Mattew A. D. Sajow Universitas Sam Ratulangi
  • Lucia G. J. Lalamentik Universitas Sam Ratulangi
  • Mecky R. E. Manoppo Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v24i95.67065

Abstract

Perkerasan jalan menggunakan campuran Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC) memerlukan agregat dengan kualitas baik agar mampu menahan beban lalu lintas serta memberikan stabilitas yang tinggi. Namun ketersediaan agregat alami semakin terbatas, sehingga diperlukan material alternatif yang dapat digunakan sebagai bahan substitusi sebagian agregat. Salah satu material yang berpotensi dimanfaatkan adalah limbah kaca soda-lime yang banyak ditemukan sebagai limbah rumah tangga dan industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan limbah kaca sebagai substitusi sebagian agregat halus terhadap karakteristik Marshall campuran AC-WC. Variasi penambahan limbah kaca yang digunakan adalah 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25% dari berat agregat halus. Pengujian dilakukan dengan metode Marshall Test untuk memperoleh parameter stabilitas, flow, VIM, VMA, dan VFB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan limbah kaca memberikan pengaruh terhadap karakteristik Marshall campuran aspal. Nilai stabilitas cenderung meningkat pada variasi tertentu namun menurun pada kadar limbah kaca yang lebih tinggi. Nilai VIM dan VMA menunjukkan perubahan yang dipengaruhi oleh bentuk dan tekstur permukaan partikel kaca. Secara umum, penggunaan limbah kaca sebagai substitusi sebagian agregat halus masih dapat digunakan dalam campuran AC-WC pada variasi tertentu dengan tetap memenuhi spesifikasi yang berlaku.

 

Kata kunci: AC-WC, soda-lime glass, karakteristik Marshall, kadar aspal optimum

Downloads

Published

2026-03-21

Issue

Section

Articles