Simulasi Perubahan Garis Pantai Matani Satu Kabupaten Minahasa Selatan

Authors

  • Nadya Koessoehardiman Universitas Sam Ratulangi
  • Jeffry D. Mamoto Universitas Sam Ratulangi
  • Muhammad I. Jasin Universitas Sam Ratulangi
  • Ariestides K. T. Dundu Universitas Sam Ratulangi
  • Arthur H. Thambas Universitas Sam Ratulangi
  • Cindy J. Supit Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v24i95.67074

Abstract

Pantai Matani Satu di Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, merupakan kawasan pesisir yang memiliki nilai strategis secara lingkungan dan sosial ekonomi. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan ini mengalami penurunan kualitas lingkungan akibat abrasi yang dipengaruhi oleh dinamika gelombang dan proses hidrodinamika pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan garis pantai serta menentukan nilai maksimum abrasi dan akresi menggunakan perangkat lunak Coastal Engineering Design and Analysis System (CEDAS) modul NEMOS. Data yang digunakan meliputi angin periode 2020–2024, gelombang dari ECMWF Copernicus, pasang surut, batimetri, serta data garis pantai hasil digitalisasi. Analisis pasang surut dilakukan dengan metode Admiralty untuk memperoleh parameter elevasi muka air, sedangkan data gelombang dianalisis melalui transformasi gelombang yang mencakup refraksi, shoaling, dan gelombang pecah sebelum digunakan sebagai input model. Simulasi perubahan garis pantai dilakukan melalui pembentukan grid, pemodelan propagasi gelombang, dan eksekusi model GENESIS untuk periode prediksi 2025–2035. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe pasang surut tergolong semi-diurnal (F < 0,25). Simulasi numerik mengindikasikan terjadinya abrasi pada segmen pantai yang terpapar gelombang dominan dengan fetch efektif besar, serta akresi pada area yang relatif terlindung. Studi ini memberikan dasar ilmiah bagi perencanaan perlindungan pantai dan pengelolaan pesisir berkelanjutan.

 

Kata kunci: perubahan garis pantai, abrasi, akresi, pemodelan numerik, CEDAS, Pantai Matani Satu

Downloads

Published

2026-03-22

Issue

Section

Articles