Desain Geometrik Pada Ruas Jalan Girian-Likupang STA 0+000 - STA 3+125

Authors

  • Yeremia G. G. Wibowo Universitas Sam Ratulangi
  • Theo K. Sendow Universitas Sam Ratulangi
  • Mecky R. E. Manoppo Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v24i95.67119

Abstract

Ruas Jalan Girian–Likupang di Provinsi Sulawesi Utara merupakan jalan nasional yang menghubungkan Kota Bitung sebagai pusat industri dan pelabuhan dengan kawasan Likupang yang termasuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Kerusakan akibat longsor pada salah satu segmen mendorong pembangunan ruas jalan baru sepanjang 3,125 km. Penelitian ini bertujuan merancang alternatif desain geometrik jalan berdasarkan Pedoman Desain Geometrik Jalan No. 20/SE/Db/2021 serta membandingkannya dengan desain PT Meares Soputan Mining (MSM). Perencanaan dilakukan dengan mengevaluasi elemen alinyemen horizontal dan vertikal meliputi radius tikungan, lengkung peralihan, superelevasi, kelandaian, lengkung vertikal, dan jarak pandang henti pada Sta 0+000–Sta 3+125. Setiap alternatif dibandingkan berdasarkan kesesuaian standar dan volume galian–timbunan. Hasil analisis menunjukkan kecepatan rencana diseragamkan menjadi 60 km/jam. Jumlah lengkung horizontal berkurang dari 13 menjadi 7 dengan radius tikungan hingga 800 m dan penerapan lengkung peralihan sesuai standar. Pada alinyemen vertikal, jumlah lengkung berkurang dari 13 menjadi 7 dengan gradien dioptimalkan hingga di bawah 7% dan panjang lengkung vertikal minimum 0,6 Vd. Desain awal memiliki volume 962.106,14 m³, sedangkan desain ulang menghasilkan galian 611.976,63 m³ dan timbunan 1.307.322,01 m³. Penelitian ini memberikan alternatif desain yang lebih sesuai standar pada kondisi topografi kompleks.

 

Kata kunci: desain geometrik jalan, alinyemen horizontal, alinyemen vertikal

Downloads

Published

2026-03-26

Issue

Section

Articles