Kajian Bentuk Dan Kekasaran Kulit Pondasi Tiang Pancang Tunggal Vertikal Akibat Beban Lateral Pada Tanah Lempung

Authors

  • Frederik H. Martinus Sekretariat Daerah Kota Bitung

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v23i94.67252

Abstract

Bangunan-bangunan dan jembatan-jembatan sering didukung oleh pondasi tiang pancang, dimana pondasi tiang pancang termasuk dalam kelompok pondasi dalam dengan kemampuan memikul beban lateral atau beban horisontal dari bangunan diatasnya. Beban lateral yang ditimbulkan dari bangunan atas itu sendiri bisa menimbulkan defleksi pada pondasi tiang pancang. Defleksi yang terjadi dari pondasi tiang pancang pada suatu bangunan itu harus bisa diperhitungkan untuk menjamin keamanan dari bangunan di atasnya. Defleksi yang terjadi pada sangat bergantung dari daya dukung pondasi itu sendiri. Berdasarkan hal tersebut maka diadakan suatu penelitian mengenai pembebanan lateral pada pondasi tiang pancang dengan variasi bentuk penampang dan kekasaran kulit pondasi tiang pancang tunggal dengan media tanah lempung. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mencari pengaruh dari bentuk penampang dan kekasaran kulit tiang pancang akibat pembebanan lateral yang dilaksanakan di laboratorium dan berdasarkan kajian analitis yang didukung oleh teori yang relevan dengan pembebanan lateral pada tiang pancang. Metode penentuan beban batas yang digunakan adalah Spesifikasi Praktis dan oleh Meyerhof dan Yalcin (1984) untuk pendekatan perhitungan beban batas lateral pada tiang pancang tunggal pada tanah lempung. Prosedur yang sistematis, praktis dan rasional telah dikembangkan sebagai alat bantu dalam penentuan besarnya beban lateral batas pada tiang pancang tunggal. Perbandingan antara hasil percobaan dan perhitungan analitis beban batas lateral tiang pancang tunggal, menunjukkan bahwa daya dukung lateral batas terbesar ditimbulkan oleh penampang dengan α = 20° - Kasar.

 

Kata kunci: daya dukung, tiang pancang vertikal, bentuk, kekasaran

Downloads

Published

2025-12-21

Issue

Section

Articles