Analisis Data Pasang Surut Di Pelabuhan Torosik Bolaang Mongondow Selatan Menggunakan Metode Least Square

Authors

  • Gloria N. Otay Universitas Sam Ratulangi
  • Jeffry D. Mamoto Universitas Sam Ratulangi
  • Ariestides K. T. Dundu Universitas Sam Ratulangi
  • Muhammad I. Jasin Universitas Sam Ratulangi
  • Arthur H. Thambas Universitas Sam Ratulangi
  • Cindy J. Supit Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v24i95.67526

Abstract

Pelabuhan Torosik adalah aset pemerintah pusat yang berada di wilayah Bolsel. Direncanakan peresmian pelabuhan dibuka langsung oleh Bupati Hi Herson Mayulu (H2M). Kehadiran transportasi laut akan meningkatkan perekonomian rakyat, dimana seluruh masyarakat akan dipermudah melakukan perjalan laut. Selain itu terinformasi dengan beroperasinya Pelabuhan Torosik, kedepan Pemerintah Pusat lewat Kementrian Perhubungan (Kemenhub), setelah beroperasinya pelabuhan yang selesai di bangun pada tahun 2014 ini, akan memberikan manfaat bagi daerah, terlebih khusus bagi masyarakat. Apalagi beroperasinya pelabuhan tersebut sudah dinanti lama oleh masyarakat Bolsel. Pelabuhan Torosik dibangun lewat Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sejak tahun 2011. Proses penganggaran dilakukan secara bertahap selama tiga tahun sampai 2014.Pelabuhan Torosik secara resmi telah dihibahkan Pemkab Bolsel kepada Pemerintah Pusat.

 

Kata kunci: pasang surut, Metode Least square, Pelabuhan Torosik

Downloads

Published

2026-04-30

Issue

Section

Articles