Analisis Probabilitas Kestabilan Lereng Galian Pada Kawasan Penambangan Nikel Di Provinsi Sulawesi Selatan

Authors

  • Velin A. Ranni Universitas Sam Ratulangi
  • Roski R. I. Legrans Universitas Sam Ratulangi
  • Agnes T. Mandagi Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v24i95.67529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kestabilan lereng di Provinsi Sulawesi Selatan melalui pendekatan deterministik dan probabilistik, dengan menggunakan parameter faktor keamanan (FK) dan probabilitas kelongsoran (PK) sebagai dasar penilaian. Analisis dilakukan pada variasi sudut lereng 55°, 60°, 65°, 70°, 75°, dan 80° dengan tinggi bench 7 meter, serta dua alternatif lebar berm, yaitu 6 meter dan 3 meter. Metode analisis yang digunakan adalah Morgenstern-Price dan Bishop Simplified, baik pada kondisi statis maupun dinamis, dengan tinjauan terhadap tegangan efektif dan tegangan total. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Morgenstern-Price menghasilkan nilai FK antara 1,45–5,40 pada berm 6 meter dan 1,44–6,13 pada berm 3 meter, sedangkan metode Bishop Simplified menghasilkan nilai FK antara 1,42–5,25 pada berm 6 meter dan 1,32–4,68 pada berm 3 meter. Secara deterministik, seluruh skenario memenuhi kriteria aman karena nilai FK > 1. Namun, hasil probabilistik memperlihatkan bahwa nilai PK pada berm 6 meter berada pada rentang 0%–75%, sedangkan pada berm 3 meter berada pada rentang 0%–32%. Temuan ini menegaskan bahwa penilaian kestabilan lereng tidak dapat hanya didasarkan pada FK, karena beberapa skenario dengan analisis tegangan efektif masih menunjukkan risiko kegagalan yang tinggi meskipun tergolong aman secara deterministik. Sebaliknya, sebagian besar skenario dengan analisis tegangan total memperlihatkan nilai PK mendekati 0%. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi sudut lereng, lebar berm, metode analisis, kondisi pembebanan, dan jenis analisis berpengaruh signifikan terhadap kestabilan lereng. Oleh karena itu, evaluasi desain lereng perlu mempertimbangkan FK dan PK secara simultan agar keputusan teknis yang diambil lebih andal dan mampu meminimalkan risiko kegagalan.

 

Kata kunci: studi pendahuluan, kestabilan lereng, faktor keamanan, probabilitas kelongsoran, analisis tegangan efektif, analisis tegangan total

Downloads

Published

2026-04-30

Issue

Section

Articles