Analisis Efektivitas Pengolahan Air Baku Untuk Meningkatkan Kualitas Air Bersih Di IPA Lotta Kecamatan Pineleng
Abstract
Efektivitas bertujuan untuk menilai tingkat keberhasilan proses pengolahan air baku dalam menurunkan konsentrasi parameter kualitas air agar memenuhi standar yang ditetapkan. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Lotta yang berlokasi di Desa Lotta, Kecamatan Pineleng. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas proses pengolahan air berdasarkan perbandingan kualitas air sebelum (inlet) dan sesudah pengolahan (outlet), serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan standar kualitas air yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan di IPA Lotta secara umum efektif dalam meningkatkan kualitas air, meskipun tidak semua parameter mengalami penurunan konsentrasi di outlet. Beberapa parameter, seperti TDS, suhu, besi, nitrit, dan nitrat, justru mengalami peningkatan. Selain itu, parameter kimia kromium terlarut (Cr) masih menunjukkan konsentrasi yang melebihi standar baku mutu yang ditetapkan. Situasi ini menunjukkan perlunya perhatian khusus dan evaluasi lebih lanjut untuk mengidentifikasi sumber serta faktor penyebab tingginya kadar kromium dalam air olahan. Selain itu, hasil pengamatan menunjukkan bahwa unit koagulasi-flokulasi belum beroperasi secara optimal, sehingga unit filtrasi menjadi sangat penting dalam menjaga kualitas air yang telah diolah. Salah satu alternatif yang layak dipertimbangkan untuk mendukung proses pengolahan adalah penggunaan media sarang tawon di unit filtrasi sebagai media filtrasi tambahan. Namun, penerapan media ini masih berupa rekomendasi dan belum diuji secara langsung dalam penelitian ini. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat berfungsi sebagai alat evaluasi dan referensi untuk pengembangan sistem pengolahan air yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Kata kunci: efektivitas, pengolahan air, kualitas air, filtrasi, sarang tawon