Pemodelan Arus Pasang Surut Di Perairan Pantai Malalayang Menggunakan Pemodelan Numerik
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v24i96.68188Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe pasang surut dan pola arus pasang surut di perairan Pantai Malalayang, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, menggunakan pemodelan numerik dengan perangkat lunak MIKE 21 Flexible Mesh (FM). Data yang digunakan meliputi data pasang surut dari Sistem Referensi Geospasial Indonesia (SRGI), data angin dari NASA POWER, data batimetri dari GEBCO, serta peta lokasi dari Google Earth. Penelitian dilakukan dengan pendekatan musiman yang mewakili tiga musim utama, yaitu musim barat (Januari 2019), musim peralihan (April 2019), dan musim timur (Juni 2019), masing-masing selama satu bulan dengan interval data per jam. Proses pemodelan dilakukan melalui pengolahan data batimetri, pembentukan mesh domain, input kondisi batas pasang surut dan angin, serta simulasi hidrodinamika menggunakan MIKE 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe pasang surut di Pantai Malalayang pada ketiga musim tergolong pasang surut campuran condong ke harian ganda (mixed semi-diurnal tide), yang ditandai dengan terjadinya dua kali pasang dan dua kali surut dalam satu hari dengan amplitudo yang tidak seragam. Pola arus pasang surut menunjukkan perbedaan karakteristik pada setiap musim. Musim barat didominasi arus bergerak dari barat daya menuju timur laut dengan kecepatan maksimum sebesar 0,334608 m/s, musim peralihan menunjukkan arus relatif lebih lemah dengan arah dominan menuju barat daya dan kecepatan maksimum sebesar 0,071699 m/s, sedangkan musim timur memiliki arus paling kuat dengan arah dominan ke barat dan kecepatan maksimum sebesar 0,600107 m/s. Hasil ini menunjukkan bahwa variasi musiman dan pengaruh angin berperan dalam membentuk dinamika arus pasang surut di Pantai Malalayang sehingga dapat menjadi dasar informasi dalam pengelolaan wilayah pesisir dan pembangunan infrastruktur pantai secara berkelanjutan.
Kata kunci: arus pasang surut, pemodelan numerik, MIKE 21, Pantai Malalayang, hidrodinamika pesisir, pasang surut campuran