Analisis Dan Desain Fondasi Tiang Pancang Pada Pembangunan Gedung Kantor Gubernur Provinsi Papua Selatan

Authors

  • Rizka P. Palallo Universitas Sam Ratulangi
  • Roski R. I. Legrans Universitas Sam Ratulangi
  • Lanny D. K. Manaroinsong Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v24i96.68283

Abstract

Pembangunan Gedung Kantor Gubernur Provinsi Papua Selatan sebagai fasilitas pemerintahan daerah memerlukan perencanaan fondasi yang sesuai dengan karakteristik tanah setempat untuk menjamin kestabilan dan keandalan struktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi tanah, menentukan kapasitas daya dukung tiang pancang, merancang konfigurasi kelompok tiang, serta mengevaluasi penurunan fondasi sehingga diperoleh desain yang aman dan efisien. Analisis beban struktur dilakukan menggunakan ETABS v.22, sedangkan kapasitas daya dukung tiang dihitung dengan metode Meyerhof, respons lateral dianalisis menggunakan metode Reese and Matlock, dan penurunan fondasi dievaluasi berdasarkan metode Vesic (1977). Hasil investigasi tanah menunjukkan bahwa lapisan tanah keras dengan nilai N‑SPT = 60 berada pada kedalaman 24–30 meter, dengan kondisi tanah dominan berupa lempung kelanauan. Kapasitas daya dukung izin tiang tunggal berkisar antara 1.135,38 kN hingga 2.385,63 kN, sedangkan kapasitas maksimum kelompok tiang mencapai 7.230,95 kN. Beban vertikal maksimum yang bekerja pada fondasi sebesar 1.985,0904 kN. Konfigurasi tiang yang digunakan terdiri atas PC‑1 (1×1) sebanyak 4 titik, PC‑2 (1×2) sebanyak 56 titik, PC‑3 (2×2) sebanyak 54 titik, dan PC‑4 (2×3) sebanyak 8 titik. Analisis lateral menghasilkan defleksi maksimum 0,0119799 m dan momen lentur maksimum 88,57474 kNm, keduanya masih berada dalam batas aman. Evaluasi penurunan menunjukkan penurunan maksimum 15,0156 mm dan penurunan diferensial 9,180 mm, yang seluruhnya memenuhi persyaratan batas layanan menurut SNI 8460:2017. Temuan ini menunjukkan bahwa desain fondasi tiang pancang yang direncanakan telah memenuhi kriteria keamanan dan kinerja, sehingga layak digunakan sebagai sistem fondasi untuk pembangunan Gedung Kantor Gubernur Provinsi Papua Selatan.

 

Kata kunci: fondasi tiang pancang, daya dukung, penurunan diferensial, ETABS, SPT

Downloads

Published

2026-06-15

Issue

Section

Articles