Evaluasi Kapasitas Produksi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Lotta Di Kecamatan Pineleng
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v24i96.68668Abstract
Instalasi Pengolahan Air (IPA) Lotta merupakan salah satu fasilitas pengolahan air bersih milik PDAM Wanua Wenang Manado yang melayani Kecamatan Malalayang, Kecamatan Wanea, dan Kecamatan Wenang. Peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat menyebabkan kebutuhan air bersih terus meningkat sehingga diperlukan evaluasi terhadap kapasitas produksi instalasi untuk menjamin keberlanjutan pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air bersih hingga tahun rencana 2043, mengevaluasi kapasitas unit-unit pengolahan terhadap debit kebutuhan air rencana dan kriteria desain, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas produksi IPA Lotta. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif evaluatif melalui analisis proyeksi penduduk, perhitungan kebutuhan air bersih, dan evaluasi unit intake, prasedimentasi, koagulasi, flokulasi, sedimentasi, filtrasi, dan reservoir pada IPA Konvensional 250 l/detik, IPA Baja 150 l/detik, dan IPA Baja 200 l/detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih wilayah pelayanan IPA Lotta mencapai 247 l/detik pada tahun 2043, dengan kebutuhan hari maksimum sebesar 272 l/detik dan jam puncak sebesar 371 l/detik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa beberapa unit pengolahan masih memenuhi debit kebutuhan air rencana dan kriteria desain, sedangkan beberapa unit lainnya belum memenuhi persyaratan kapasitas maupun parameter desain. Unit yang tidak memenuhi meliputi unit intake, prasedimentasi, flokulasi, sedimentasi, filtrasi, dan reservoir pada beberapa instalasi yang dievaluasi, terutama akibat keterbatasan kapasitas hidrolis dan ketidaksesuaian parameter desain terhadap debit kebutuhan air rencana. Faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas produksi IPA Lotta meliputi kapasitas unit pengolahan, kondisi sumber air baku, efisiensi operasional instalasi, serta peningkatan kebutuhan air akibat pertumbuhan penduduk. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi operasional dan pengembangan pada unit-unit yang belum memenuhi kriteria desain guna mendukung keberlanjutan pelayanan air bersih di wilayah pelayanan IPA Lotta.
Kata kunci: evaluasi kapasitas, Instalasi Pengolahan Air, kebutuhan air bersih, kapasitas produksi, IPA Lotta