Simulasi Numerik Untuk Pemodelan Alternatif Pengaman Pantai Kapitu Kabupaten Minahasa Selatan

Authors

  • Christie Rompas Universitas Sam Ratulangi
  • Jeffry D. Mamoto Universitas Sam Ratulangi
  • Ariestides K. T. Dundu Universitas Sam Ratulangi
  • Arthur H. Thambas Universitas Sam Ratulangi
  • Muhammad I. Jasin Universitas Sam Ratulangi
  • Cindy J. Supit Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v24i96.68680

Abstract

Pantai Kapitu di Kabupaten Minahasa Selatan merupakan kawasan pesisir yang berpotensi mengalami abrasi akibat pengaruh gelombang, arus laut, dan transport sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi hidrodinamika Pantai Kapitu serta menentukan alternatif bangunan pengaman pantai yang sesuai berdasarkan hasil simulasi numerik. Metode yang digunakan adalah pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak MIKE21 dengan menganalisis parameter gelombang, arus, dan sedimentasi pada wilayah penelitian. Hasil simulasi menunjukkan bahwa gelombang dan arus laut di Pantai Kapitu memiliki energi yang cukup besar sehingga berpotensi menyebabkan abrasi dan transport sedimen pada beberapa bagian garis pantai. Pemodelan menggunakan MIKE21 terbukti efektif dalam mengidentifikasi zona-zona yang rentan terhadap abrasi dan memberikan gambaran kondisi hidrodinamika pantai secara lebih akurat. Berdasarkan hasil simulasi, alternatif bangunan pengaman pantai yang direkomendasikan adalah detached breakwater karena mampu membentuk zona perlindungan (sheltered area), mengurangi energi gelombang yang mencapai garis pantai, serta menurunkan potensi abrasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan bangunan pengaman pantai yang sesuai dengan kondisi hidrodinamika lokal Pantai Kapitu.

 

Kata kunci: simulasi numerik, pengaman pantai, Pantai Kapitu, MIKE21

Downloads

Published

2026-07-01

Issue

Section

Articles