Analisis Debit Banjir Dan Luas Genangan Sungai Kima Di Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken, Kota Manado
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v24i96.68812Abstract
Sungai Kima yang melintasi Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken, Kota Manado merupakan salah satu sungai yang sering mengalami banjir akibat tingginya curah hujan. Banjir yang terjadi menyebabkan genangan yang berdampak pada kerusakan infrastruktur, lahan, serta aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan analisis untuk mengetahui besaran debit banjir serta luas genangan yang terjadi pada berbagai kala ulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis debit banjir rencana dan luas genangan banjir Sungai Kima di Kelurahan Pandu. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan data curah hujan harian maksimum dengan metode analisis frekuensi untuk memperoleh hujan rencana. Curah hujan rencana dihitung menggunakan distribusi Log Pearson III. Selanjutnya, debit banjir dihitung menggunakan bantuan program HEC-HMS. Debit banjir dihitung dengan metode Hidrograf Satuan Sintetis Soil Conservation Service (HSS-SCS), yang mempertimbangkan parameter seperti luas DAS dan lag time. Hasil debit banjir digunakan dalam pemodelan HEC-RAS untuk mengetahui tinggi muka air, kondisi penampang sungai, dan peta genangan banjir.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit banjir meningkat seiring dengan bertambahnya kala ulang, yaitu pada kala ulang 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun. Peningkatan debit tersebut menyebabkan meluapnya sungai pada seluruh penampang, sehingga menimbulkan genangan dengan luas yang berbeda pada setiap kala ulang. Luas genangan terbesar terjadi pada kala ulang 100 tahun, yang menunjukkan tingkat risiko banjir yang tinggi di wilayah penelitian. Berdasarkan hasil analisis, diperlukan upaya penanganan dan pengendalian banjir di Sungai Kima, seperti peningkatan kapasitas saluran, normalisasi sungai, serta pengelolaan daerah aliran sungai secara terpadu guna mengurangi dampak banjir di masa mendatang.
Kata kunci: banjir, debit banjir, luas genangan, Sungai Kima, HEC-RAS