Analisis Debit Banjir Dan Luas Genangan Sungai Kilu Di Titik Jembatan Kilu Kota Manado

Authors

  • Avril E. Pakasi Universitas Sam Ratulangi
  • Jeffry S. F. Sumarauw Universitas Sam Ratulangi
  • Liany A. Hendratta Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v24i96.68870

Abstract

Sungai Kilu merupakan sungai yang mengalir di Kelurahan Paniki Satu, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Sungai ini berpotensi mengalami banjir yang umumnya disebabkan oleh curah hujan tinggi dalam durasi yang cukup panjang, sehingga menimbulkan kerugian bagi masyarakat di sekitar bantaran sungai, khususnya para pengguna jalan yang melintasi Jembatan Kilu. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian banjir yang didasarkan pada analisis debit banjir, tinggi muka air dan luas genangan.Analisis hidrologi diawali dengan analisis frekuensi curah hujan menggunakan metode Log Pearson III. Data yang digunakan berupa data curah hujan harian maksimum dari Pos MRG Talawaan-Talawaan dan MRG Bailang-Kaywatu periode tahun 2008 sampai dengan 2024. Pemodelan hujan-aliran dilakukan menggunakan program HEC-HMS dengan metode Hidrograf Satuan Sintetis (HSS) SCS dan metode SCS Curve Number untuk menghitung kehilangan air. Sebelum simulasi debit banjir dilakukan, terlebih dahulu dilakukan kalibrasi parameter model melalui uji debit puncak. Parameter yang dikalibrasi meliputi lag time, curve number, recession constant, initial discharge, dan ratio to peak.Selanjutnya, debit puncak hasil simulasi untuk setiap kala ulang dimasukkan ke dalam program HEC-RAS untuk mensimulasikan elevasi tinggi muka air berdasarkan data penampang sungai hasil pengukuran lapangan. Hasil simulasi menunjukkan penampang melintang STA 0+50 mampu menampung debit banjir pada setiap kala ulang, pada STA 0+100 dan 0+200  mampu menampung debit banjir kala ulang 5 tahun, pada STA 0+150  tidak mampu menampung debit banjir untuk semua kala ulang. Luapan tersebut menyebabkan genangan di wilayah sekitar sungai dengan luas genangan yang meningkat seiring bertambahnya kala ulang banjir. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan debit banjir berpengaruh langsung terhadap bertambahnya luas genangan di daerah penelitian.

 

Kata kunci: debit banjir rencana, tinggi muka air, HEC-HMS, HEC-RAS, genangan banjir

Downloads

Published

2026-07-13

Issue

Section

Articles