Analisis Debit Banjir Dan Luas Genangan Sungai Tondano Di Titik Kantor Kelurahan Paal II, Kota Manado

Authors

  • Indah Puspitasari Universitas Sam Ratulangi
  • Jeffry S. F. Sumarauw Universitas Sam Ratulangi
  • Liany A. Hendratta Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v24i96.68875

Abstract

Sungai Tondano di Kota Manado mengalami penurunan kapasitas akibat sedimentasi dan perubahan tata guna lahan, meningkatkan risiko luapan di sekitar Kantor Kelurahan Paal II. Penelitian ini bertujuan mengestimasi debit banjir rencana dan memetakan pola genangan pada kala ulang 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun. Metode yang digunakam bersifat deskriptif kuantitatif dengan pemodelan hidrologi (HEC-HMS, metode SCS Curve Number) dan hidraulika (HEC-RAS). Data primer diperoleh dari pengukuran penampang sungai; data sekunder curah hujan harian maksimum dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi I. Hasil analisis frekuensi dengan distribusi Log-Pearson Tipe III menghasilkan hujan rencana 133,222-213,832 mm. Debit puncak berkisar 912,7-1645,2 m3/s; tinggi muka air dan luas genangan meningkatkan seiring kala ulang, dari 2,06 km2 (5 tahun) menjadi 2,75 km2 (100 tahun). Temuan menunjukkan hubungan positif antara peningkatan debit dan luas genangan yang mengancam infrastruktur dan masyarakat sekitar. Direkomendasikan perancanaan mitigasi struktural berbasis data untuk mengurangi dampak sosial-ekonomi.

 

Kata kunci: debit banjir, genangan, Sungai Tondano, HEC-HMS, HEC-RAS

Downloads

Published

2026-07-13

Issue

Section

Articles